Pembangunan Pelebaran Jalan Dalam Kota Jambi Mengurai Kemacetan Lalulintas

Tugu Keris Siginjai Kotabaru Jambi. Foto Saragih
Jambi, SJB-Pembangunan pelebaran jalan dalam Kota Jambi, kini sedang berjalan, guna mengurangi kemacetan arus lalulintas dalam Kota Jambi. Disamping perbaikan jalan sekaligus memperbaiki gernase sepanjang jalan dalam Kota Jambi, terlihat dikawasan Jelutung, sedang dalam pekerjaan, serta menuju Bandara Sulthan Thaha Jambi.

Namun kondisi pembangunan ini tampak perlahan lahan, tetapi sudah nampak dihati masyarakat diharapkan pembangunan pelebaran jalan tersebut dapat dinikmati.

Demikian diungkapkan salah satu warga kepada SJB. Selama kepemimpinan Syarif Fasha yang saat ini sedang cuti karena menghadapi Pilwako, namun pembangunan tetap berjalan.

Tampak pembangunan Tugu Keris Singinjai di Kotabaru, dan beberapa taman, serta pembangunan pusat pertokoan di Simpang Kawat Jambi, sudah hampir rampung.

Diharapkan dengan selesainya pembangunan tersbut masyarakat Kota Jambi sudah dapat menikmati belanja kebutuhan rumah tangga dan lainnya. Tampak dari pembangunan itu, kini terlihat jika hujan datang kondisi banjir sudah dapat berkurang, harap warga semoga cepat selesai pembangunan.(JKP)

Terpapar Terorisme, Oknum Polisi di Jambi Ditangkap

Terorisme. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Jakarta, SJB-Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengakui adanya penangkapan terhadap oknum anggota Polres Jambi. Oknum tersebut diduga terpapar pemahaman terorisme.

"Dia diduga mulai agak terkena ideologi teroris," kata Tito di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 30 Mei 2018, seperti dikutip dari Metrotvnews.com.

Saat ini, kata dia, oknum polisi itu masih diperiksa dan diasesmen di Propam Polda Jambi. Pihaknya masih mencari tahu oknum polisi itu terlibat dalam jaringan terorisme atau bukan.

"Apakah dia ini bagian dari jaringan (teroris) atau sekadar simpati atau sekadar main-main," ucap Tito.

Tito memastikan oknum tersebut bakal diberi sanksi tegas bila terbukti terlibat jaringan terorisme. "Kalau nanti misalnya dia ada unsur pidananya, saya akan pidanakan," kata dia.

Dari penelusuran informasi, oknum anggota itu diduga berpangkat Bripka dan disebut-sebut berinisial LB. Oknum anggota Polri di Jambi ini diamankan Propam Polri Senin, 29 Mei 2018 lalu. Oknum anggota Polri itu juga disebut-sebut bertugas di Unit Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Jambi.

Sementara hingga berita ini diturunkan pihak Polda Jambi belum memberikan keterangan soal adanya oknum anggota yang diamankan tersebut. (SJB) 

Viral Foto Pria Mirip Soeharto di KRL, Siapa Dia?

Viral Foto Pria Mirip Soeharto di KRL, Siapa Dia?
Jakarta, SJB- Viral foto pria tua sedang duduk di KRL dan disebut mirip dengan presiden ke-2 RI Soeharto. Siapakah dia?

Netizen ramai-ramai membahas sosok pria yang disebut sebagai Soeharto itu. Dari foto, pria itu terlihat duduk seorang diri di kursi prioritas KRL.

Dia mengenakan jaket dan memakai topi berwarna hitam. Bapak itu duduk sambil memejamkan mata dan memangku tas hitamnya. Salah satu pengunggah foto adalah fotografer Arbain Rambey. 

Cuitan itu langsung mendapat beragam reaksi dari netizen. Banyak yang mengiyakan bahwa sosok bapak itu memang mirip Soeharto.
Foto: https://twitter.com/arbainrambey

"ciyus om? kapan? dmn? mirip pak Harto," cuit @NChalimi.

"Iya..mirip sekali...MasyaAllah," cuit @Bramtea65 membalas cuitan Arbain.

"Pak Harto Reborn: Mampir Boss," cuit @B_Aris_Santosa.

"Penak naik KRL tho?!" cuit @donnykrn.

Tonton video 'Sosok Mirip Pak Harto Naik KRL Ramai Dibahas di Medsos'.

Namun belum diketahui siapakah sosok pria yang disebut mirip Soeharto itu. Pihak PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) juga sudah mendapat laporan ini.

"Kalau dari kami tidak mencari tahu lebih lanjut, memang sempat ramai dan viral di media sosial. Ini hanya mirip dengan Bapak Soeharto dan kita tahu beliau sudah meninggal, sehingga kita tidak melakukan hal lebih lanjut," kata VP Komunikasi Eva Chairunissa ketika dihubungi, Rabu (30/5/2018).

Eva juga mengaku senang atas antusiasme masyarakat pengguna KRL. Soal pria yang mirip dengan Soeharto, menurut Eva, itu merupakan keunikan atau cerita yang bisa ditemui saat menggunakan KRL.

"Dari pagi sudah ramai di grup WA (WhatsApp). Menarik, inilah KRL yang naik A sampai Z artinya banyak sekali yang mirip siapa, atau tokoh sebenarnya. Kalau memang dia seorang tokoh, kadang kita minta quote-nya terkait KRL dan lain-lain, kalau cuma mirip ya sudah," ujar Eva sembari tertawa.  Adakah netizen yang mengenal pria yang mirip Soeharto ini? (SJB)

Sumber: Detik.com

Lion Air Rilis Kronologi Penumpang Bercanda Bawa Bom

Pelaku Candaan Bom di Lion Air Jadi Tersangka

Para penumpang keluar melalui pintu darurat dan berada di sayap pesawat maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 687 setelah seorang penumpang meyinggung adanya bom di dalam pesawat di bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, 28 Mei 2018. ( Foto: Istimewa )
Pilot dan awak kabin telah menjalankan standar prosedur penanganan ancaman bom.

Pontianak, SJB- Manajemen Maskapai Lion Air mengeluarkan rilis resmi terkait kronologi peristiwa seorang penumpang yang bercanda membawa bom dalam pesawat pada penerbangan 28 Mei 2018 pukul 18.50 WIB rute Bandar Udara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat (PNK) menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan dalam penerbangan tersebut, ada seorang penumpang laki-laki yang bergurau tentang bom (bomb joke), ketika penumpang dalam proses masuk ke pesawat (boarding). "Penumpang yang bergurau tentang bom dan yang diduga membuka paksa jendela darurat sudah dilaporkan ke pihak kepolisian untuk proses penyidikan serta pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya di Pontianak, Selasa (29/5/2018).

Akibat candaan seorang penumpang, maka peenrbangan JT687 itu terpaksa ditunda. Setelah melakukan serangkaian prosedural keamanan penerbangan, penumpang kembali diberangkatkan dari Pontianak pukul 21.45 WIB dan mendarat dengan selamat di Cengkareng pukul 23.10 WIB. "Sebelum melakukan penerbangan, pilot dan awak kabin telah menjalankan standar prosedur penanganan ancaman bom," katanya.

Selia itu, seluruh penumpang, barang bawaan dan bagasi dilakukan pengecekan ulang. "Dengan kerja sama yang baik antara kru pesawat, petugas keamanan bandar udara dan petugas layanan darat, tidak ditemukan barang bukti berupa bom atau benda lain yang mencurigakan di dalam pesawat beregistrasi PK-LOJ," papar dia.

Maskapai Lion Air mengharapkan pelaku yang diperiksa bisa dibawa sampai tingkat pengadilan.

Mengacu pada Pasal 437 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, semua terkait informasi bom baik sungguhan atau bohong merupakan tindakan melanggar hukum. "Akan diproses dan ada sanksi tegas oleh pihak berwajib," jelas dia.

Lion Air Group mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk tidak menyampaikan informasi palsu, bercanda, atau mengaku bawa bom di bandar udara dan di pesawat.


Jadi Tersangka

Gelar perkara dilakukan, Selasa malam (29/5/2018) sekitar pukul 19.30 WIB bertempat di ruang kerja kasat Reskrim Polresta Pontianak. FN langsung ditahan karena khawatir akan melarikan diri.

Polresta Pontianak, menetapkan FN salah seorang penumpang maskapai Lion Air, sebagai tersangka kasus candaan bom, Senin (28/5) malam, yang berdampak menimbulkan kekacauan.

"Penetapan FN sebagai tersangka setelah dilakukan gelar perkara dengan kesimpulan, bahwa perbuatan FN melanggar pasal 437 ayat (1) dan (2), UU No. 1/2009 tentang Penerbangan," kata Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Nanang Purnomo saat dihubungi di Pontianak, Selasa (29/5/2018) malam.

Ia menjelaskan, dengan ditetapkannya FN sebagai tersangka, maka dia (FN) langsung dilakukan penahan, karena dikhawatirkan melarikan diri.

Gelar perkara dilakukan, Selasa malam (29/5/2018) sekitar pukul 19.30 WIB bertempat di ruang kerja kasat Reskrim Polresta Pontianak.

Adapun peserta gelar perkara tersebut, diantaranya, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol M Husni Ramli, kemudian Kasubdit PPNS Penerbangan Ditjen Hubungan Udara Kemenhub, Budianto; dan PPNS Penerbangan Ditjen Hubungan Udara Kemhub, yakni M Anshar, Nursyamsu, dan Aditya P R, serta beberapa tim penyidik dari Polresta Pontianak.

Sebelumnya, pada Senin malam, sekitar pukul 18.30 WIB, pesawat Lion Air JT 687 tujuan Jakarta, mengalami penundaan karena salah seorang penumpang berinisial FN mengutarakan adanya bom kepada salah seorang pramugari Lion Air pada saat menaruh tas bawaannya di bagasi di cabin pesawat tersebut.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Kalbar Dodi Riyadmadji mengimbau masyarakat Kalbar agar cerdas dan rasional dalam menyikapi candaan bom, seperti kasus FN pada Senin (28/5) malam sehingga terjadi kekacauan.

"Saya imbau masyarakat agar tidak perlu takut, dan masyarakat harus berpikir rasional, karena baik orang maupun barang-barang yang masuk ke pesawat pasti sudah diperiksa melalui mesin x-ray sehingga sudah dalam keadaan aman," katanya.

Sehingga, menurut dia, barang-barang berbahaya yang bisa meledak misalnya pasti tidak bisa lolos, karena telah melalui mesin x-ray tersebut.

"Oleh karena itu, masyarakat harus cerdas, tidak perlu panik dan takut oleh isu-isu yang dikatakan oleh seseorang seperti candaan bom tersebut," imbaunya.

Dalam kesempatan itu, dia menambahkan, terkait diproses hukumnya pelaku FN dan desakan agar yang membuka pintu darurat juga diproses, dia menyerahkan sepenuhnya pada penegak hukum dalam memprosesnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.(SJB)

Sumber: ANTARA

Foto-foto yang beredar di Group WA dan sosial media diduga terkait dengan kejadian seorang penumpang meyinggung adanya bom di dalam pesawat di bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, 28 Mei 2018. ( Foto: Istimewa )

Foto-foto yang beredar di Group WA dan sosial media terkait dugaan kejadian seorang penumpang meyinggung adanya bom di dalam pesawat di bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, 28 Mei 2018. ( Foto: Istimewa )

Foto-foto yang beredar di Group WA dan sosial media terkait dugaan kejadian seorang penumpang meyinggung adanya bom di dalam pesawat di bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, 28 Mei 2018. ( Foto: Istimewa )

Foto-foto yang beredar di Group WA dan sosial media terkait dugaan kejadian seorang penumpang meyinggung adanya bom di dalam pesawat di bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, 28 Mei 2018. ( Foto: Istimewa )

Foto-foto yang beredar di Group WA dan sosial media terkait dugaan kejadian seorang penumpang meyinggung adanya bom di dalam pesawat di bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, 28 Mei 2018. ( Foto: Istimewa )

Foto-foto yang beredar di Group WA dan sosial media terkait dugaan kejadian seorang penumpang meyinggung adanya bom di dalam pesawat di bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, 28 Mei 2018. ( Foto: Istimewa )

Foto-foto yang beredar di Group WA dan sosial media terkait dengan dugaan kejadian seorang penumpang meyinggung adanya bom di dalam pesawat di bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, 28 Mei 2018. ( Foto: Istimewa )

Foto-foto yang beredar di Group WA dan sosial media terkait dengan dugaan kejadian seorang penumpang meyinggung adanya bom di dalam pesawat di bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, 28 Mei 2018. ( Foto: Istimewa )


Hanya Petrochina Ajukan Usulan Pengelolaan Blok South Jambi Block B

Dua Blok Migas Terminasi Selesai Dievaluasi
Ilustrasi kilang migas.Google.
“Dari hasil evaluasi, (kontraktor) eksisting (berpeluang melanjutkan pengelolaan). Tetapi ini belum diputuskan,”

Jakarta, SJB-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan telah merampungkan evaluasi dua dari enam blok migas yang selesai kontrak kerja samanya (terminasi) pada 2020. Kontraktor baru untuk enam blok migas ini rencananya akan ditetapkan Juni 2018 ini.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, dua blok migas yang sudah selesai dievaluasi adalah Blok South Jambi Block B dan Blok Brantas. Saat ini Blok South Jambi dikelola oleh ConocoPhilips, PT Pertamina (Persero), dan Petrochina International Jambi, sementara Blok Brantas oleh Lapindo Brantas, PT Prakasa Brantas, dan Minarak Labuan Co Llc.

“Dari hasil evaluasi, (kontraktor) eksisting (berpeluang melanjutkan pengelolaan). Tetapi ini belum diputuskan,” kata dia di Jakarta, Senin (28/5/2018) seperti dilansir BeritaSatu.com.

Dari tiga perusahaan yang terlibat dalam pengelolaan Blok South Jambi Block B, disebutnya hanya Petrochina yang mengajukan usulan pengelolaan. Selanjutnya di Blok Brantas, Lapindo Brantas menyatakan berminat melanjutkan menggarap blok tersebut.

Sementara untuk empat blok lainnya, yakni Blok Salawati Kepala Burung, Malacca Strait, Makassar Strait, dan Onshore Salawati Basin, Djoko menyatakan masih dalam evaluasi. Untuk Blok Salawati Basin dan Kepala Burung, pihaknya tengah mempertimbangkan untuk menggabungkan pengelolaannya lantaran jaraknya cukup dekat.

Blok Salawati Kepala Burung dioperatori Joint Operating Body (JOB) PT Pertamina Hulu Energi(PHE)-Petrochina. Pemegang hak partisipasi blok ini adalah PHE Salawati 50%, Petrochina International Kepala Burung 16,78%, RHP Salawati Island BV 14,51%, serta Petrogas (Island) Ltd 18,7%. Sementara Blok Onshore Salawati Basin dioperatori Petrochina International Bermuda di mana pemegang PI adalah Petrogas Basin 34,06%, RH Petrogas 25,94%, Petrochina 30%, dan Pertamina 10%.

Sementara untuk Blok Makassar Strait, lanjutnya, kontraktor eksisting meminta perpanjangan waktu untuk mengajukan proposal rencana pengelolaannya. “Dia minta waktu kira-kira minggu kedua Juni 2018, kasih proposal. Jadi nanti ada yang pending satu blok,” ujar Djoko. Blok Makassar Strait saat ini digarap Chevron Makassar Strait 72%, PHE 10%, dan Tiptop Makassar 18%.

Selanjutnya, untuk proses evaluasi Blok Malacca Strait, dikatakannya tinggal membahas masalah diskresi Menteri ESDM. Menurut data Kementerian ESDM, Blok Malacca Strait dikelola oleh EMP Malacca Strait SA, sementara pemegang PI adalah Kondur Petroleum 34,46%, Malacca Petroleum Ltd 6,93%, OOGC (Malacca Strait) Ltd 32,58%, dan PT Imbang Tata Alam 26,03%. (SJB-Srg)

Hentikan Buang Sampah di Pintu Air Sungai Tembuku Kasang Jambi

Sekretaris Daerah Kota Jambi Ir. H. Budidaya, M. For. Sc. (kiri) melakukan sidak peninjauan Pintu Pengendali Banjir Sungai Tembuku, di Kawasan Kasang, Jambi Timur Rabu (30/5/2018). Foto Humas
Jambi, SJB-Sekretaris Daerah Kota Jambi Ir. H. Budidaya, M. For. Sc. melakukan sidak peninjauan Pintu Pengendali Banjir Sungai Tembuku, di Kawasan Kasang, Jambi Timur Rabu (30/5/2018). Sidak tersebut dilaksanakan sebagai antisipasi potensi banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi di wilayah Kota Jambi akhir-akhir ini.

Sekda Budidaya meminta warga untuk menghentikan pembuangan sampah rumah tangga ke Pintu Air Pengendali banjir Kota Jambi tersebut. Hingga kini masyarakat masih saja membuang sampah rumah tangga ke anak sungai itu sehingga air tersumbat dan dapat menyebabkan banjir di sejumah titik di Kota Jambi.

Kata Budidaya, langkah taktis pengangkutan penumpukan sampah akan dilaksanakan segera untuk menghindari penumpukan sampah di pintu air tersebut. (SJB-Srg)












Sekretaris Daerah Kota Jambi Ir. H. Budidaya, M. For. Sc. melakukan sidak peninjauan Pintu Pengendali Banjir Sungai Tembuku, di Kawasan Kasang, Jambi Timur Rabu (30/5/2018). Foto Humas

20 Ruas Jalan Provinsi Jambi Menjadi Jalan Nasional

Sekda: Prioritas Kebutuhan Masyarakat Kita Usulkan Jalan Nasional
Ruas Jalan Jembatan Batanghari II menuju Candi Muarojambi yang tengah mendapat pelebaran, Selasa (29/5/2018). Foto Asenk Lee Saragih
Batam, SJB-Sebanyak 20  ruas jalan di Provinsi Jambi yang sebelumnya berstatus jalan provinsi, kini berubah status menjadi jalan nasional. Perubahan status jalan tersebut tertuang dalam Serah Terima Hibah Jalan  Nasional dalam Percepatan Hibah Aset Jalan Nasional (Upgrade) dari Pemerintah Provinsi Jambi, Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten Kepulauan Anambas kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Lingkungan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional IV dan untuk meningkatkan penertiban penatausahaan aset BMN sehingga dapat mendukung akuntabilitas pelaporan BMN Balai Pelaksanaan Jalan Nasional IV, berlangsung di Swiss-Belhotel Harbour Bay-Batam, Rabu (30/5/2018). 

Sebanyak 44 ruas jalan dari Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Jambi, dan Kabupaten Kepulauan Anambas diserahkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Provinsi Jambi telah menyerahkan 20 Ruas Jalan Provinsi menjadi Jalan Nasional yang secara pengerjaan langsung menggunakan dana APBN dengan total nilai ruas jalan sebesar Rp.596.159.589.792,00.

Sekda menyampaikan beberapa ruas jalan Provinsi Jambi telah berubah status menjadi jalan nasional dengan pertimbangan kepentingan yang lebih besar. Sekda menyatakan bahwa jalan yang menjadi jalan nasional tersebut merupakan prioritas kebutuhan masyarakat, yang diusuklan oleh Pemerintah Provinsi Jambi kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian PUPR. 

"Usulan kita diterima menjadi jalan nasional, artinya kita bisa mengurusi jalan provinsi yang lainnya yang masih perlu pendanaan lebih besar," kata Sekda M Dianto. 

Menghitung kemampuan APBD Provinsi Jambi tentunya dengan pengalihan status menjadi jalan nasional yang semula jalan provinsi memberi ruang untuk mengalokasikan anggaran pada pembangunan bidang lain. 

"Jalan provinsi naik kelas dan dapat diterima pusat,  kita juga harus siap kejar target jalan mantap provinsi yang panjang jalan cukup banyak, beberapa kabupaten ada yang kita tangani dengan jalan strategis provinsi," jelasnya. 

Sekda meyakini dengan adanya BPJN IV Jambi, perhatian serta pengelolaan beberapa ruas jalan nasional  semakin baik. "Jalan nasional di Jambi sudah ada balai tersendiri," ujarnya.

Sesditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Ir.Soebagiono,M.EngSc menjelaskan, Kementerian PUPR telah melakukan  roadshow untuk meningkatkan manajemen pengelolaan aset yang baik, perizinan dan percepatan sertifikasi tanah yang menjadi bagian pengamanan aset. 

"Ubah mindset hanya membangun aset, dengan mengelola dan merawat aset dimana pengendalian aset dapat langsung ke lapangan termasuk sertifikasi aset," kata Soebagiono. 

Soebagiono menyampaikan, secara nasional ada 4.190 triliun rupiah total aset dimana 30 persen diantaranya berada di PUPR dengan nilai 1.268 triliun rupiah sedangkan 70 persen berada di kementerian/lembaga lainnya. 

Beberapa pejabat dari provinsi terkait serta pihak dari Kementerian PUPR tergabung dalam Bimbingan Teknis Pengawasan dan Pengendalian BMN dan Monitoring Evaluasi Pemberantasan Pungutan Liar Percepatan Sertifikasi BMN Berupa Tanah di lingkungan BPJN IV Jambi dan BBPJN V Palembang dan Konsinyasi Penyusunan Laporan Hasil Revaluasi BMN Berupa Tanah Jalan Tol Pada Satker Setditjen Bina Marga Tahun Anggaran 2018. (SJB-Hms-Raihan/Lee)

Ruas Jalan Jembatan Batanghari II menuju Candi Muarojambi yang tengah mendapat pelebaran, Selasa (29/5/2018). Foto Asenk Lee Saragih

Ruas Jalan Jembatan Batanghari II menuju Candi Muarojambi yang tengah mendapat pelebaran, Selasa (29/5/2018). Foto Asenk Lee Saragih

Ditetapkan Jadi KWST, Namun Komplek Candi Muarojambi Tampak Kumuh

Bupati Muarojambi dan Dinas Parawisata Harus “Dijewer”
Salah satu Pondok di Komplek Candi Muarojambi yang reot dan tidak dirawat lagi. Foto diabadikan Selasa 29 Mei 2018. Foto Asenk Lee Saragih.
Muarojambi, SJB-Sejak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mencanangkan Situs Candi Muarojambi sebagai Kawasan Wisata Sejarah Terpadu (KWST) pada Kamis 22 September 2011 lalu, kondisi kawasan komplek Candi Muarojambi belum tertata dengan baik. Komplek percandian tampak kumuh dan kios-kios pedagang  tidak tertata dengan baik. Bahkan jalan seputaran kawasan tidak terawatt dan sudah hancur. 

Dari penelusuran, Selasa (29/5/2018), jalan sari Jembatan Batanghari II menuju pintu gerbang komplek Candi Muarojambi sudah bagus dan dilakukan pelebaran. Namun saat memasuki kawasan percandian, tampak suasana kumuh. 

Bahkan jalan setapak menuju komplek percandian, kini sudah hancur, meski sudah ada sebagian dalam perbaikan. Pencanangan KWST yang dilakukan Presiden SBY dengan penandatanganan prasasti KWST di kompleks Candi Muarojambi, Kamis (22/9/2011) tampaknya tak berdampak maju bagi pengelolaan Situs Candi Muarojambi.

Keberadaan kios-kios pedangan yang tidak tertata dengan baik, juga menyebabkan kawasan komplek Percandian Muarojambi semakin kumuh. 

“Kami sudah lama mengusulkan agar dibangun kis berjualan yang rapid an tertata dengan baik. Sehingga kami juga nyaman untuk berjualan di komplek ini. Tapi sudah sejak 2011, saat SBY dating ke sini, tak ada pembangunan sarana tempat berjualan. Seluruh kios-kios berjualan yang ada di komplek percandian ini dibangun oleh maisng-masing pedagang,” ujar Salmah, seorang pedangan di Komplek Percandian Muarojambi saat bincang-bincang dengan Jambipos Online, Selasa (29/5/2018).

Menurut Salmah, keberadaan kios miliknya yang percis didepan komplek Candi Gumpung Komplek Candi Muarojambi, Desa Muarojambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi itu, selalu was-was akan ditertibkan. 

“Hari ini juga kami was-was ditertibkan petugas karena ada acara Perayaan Waisak se Sumatera di sini. Untung kami tidak ditertibkan dan dibolehkan berjualan di sini. Kami juga berharap agar instansi terkait mau membangun kios berjualan yang tertata dan kami siap bayar kontribusi untuk pemerintah,” ujar Salmah. 

Menurut Salmah, walau kondisi komplek Candi Muarojambi masih tampak kumuh, jumlah kunjungan ke Candi Muarojambi terjadi peningkatan, khususnya saat libur sekolah. Bahkan setiap hari libur jumlah pengunjung satu hari bisa berkisar hingga 250 orang. “Namun saat Bulan Puasa ini, pengunjung sepi hanya rata-rata sekitar 25 orang setiap harinya,” katanya. 

Wisata Sepeda

Jumlah wisatawan pengunjung Candi Muarojambi pernah mencatat hingga 6.000 perbulan, itu antara medio 2011 hingga 2012. Pemandu kawasan wisata Candi Muarojambi, Muhammad Havis alias Ahokmengatakan, meski masih didominasi wisatawan lokal, jumlah pengunjung di situs percandian terluas di Asia Tenggara itu terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“Mungkin ini disebabkan maraknya pemberitaan tentang Candi Muarojambi ini sehingga wilayah ini makin dikenal publik dan banyak yang ingin mengunjunginya,”katanya.

Meningkatnya jumlah kunjungan wisata ke Candi Muarojambi sangat berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat setempat, khususnya bagi warga yang banyak membuka usaha di dalam kawasan candi itu.

Perayaan Waisak 2562 Buddha Earth (BE) Se Sumatera 2018 di Candi Gumpung Komplek Candi Muarojambi, Desa Muarojambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi, Selasa (29/5/2018).  Foto Asenk Lee Saragih
Salah satunya adalah usaha sewa sepeda. Di dalam kawasan itu terdapat sekurangnya 15 Kepala Keluarga(KK) menyewakan jasa sepeda bagi pengunjung yang ingin mengelilingi kawasan situs percandian seluas kurang lebih 17 kilometer persegi itu. Ada juga sejumlah Becak yang dapat disewa untuk berkeliling candi.

Tarif sewa sepeda Rp10.000 sepuasnya. Sedangkan jumlah sepeda mencapai ratusan unit. Pendapatan rata rata perbulan bidang usaha ini bisa mencapai Rp3 juta.

Kemudian banyaknya pengunjung juga dimanfaatkan warga untuk berjualan makanan maupun sewa tikar dan karpet untuk berteduh menikmati sejuknya komplek candi yang banyak ditemukan pohon-pohon alami yang usianya sudah puluhan tahun.

Pengunjung berharap Pemerintah Provinsi Jambi maupun Kabupaten Muarojambi lebih memperhatikan upaya pelestarian Candi Muarojambi. Salah satunya adalah dengan menerbitkan peraturan khusus terkait penetapan kawasan Candi Muarojambi.

Di kawasan hutan belukar sekitar 40 kilometer dari Kota Jambi terdapat sederet situs kepurbakalaan dengan areal sangat luas, yakni mencapai 12 kilometer persegi atau terluas diseluruh situs purbakala yang ada di negeri ini.

Situs Candi Muarojambi

Berbagai Candi di areal inilah dijumpai sedikitnya 82 candi berbagai ukuran. Semua candi kini terawat dengan rapi dibawah pengawasan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala yang beralamat di Kota Jambi.

Situs ini membentang dari barat ke timur 7,5 kilometer dari tepian Sungai Batanghari, dapat ditempuh dalam waktu 45 menit dari Kota Jambi.

Dulunya tempat ini belum banyak dikenal orang kecuali penduduk setempat. Baru tahun 1820 secara terbatas situs ini mulai terungkap setelah kedatangan S.C Crooke, seorang perwira Inggris, ketika dalam tugasnya mengunjungi daerah pedalaman Batanghari.

Kemudian dilanjutkan seorang sarjana Belanda, bernama F.M Schnitger dalam ekspedisi kepurbakalaan di Wilayah Sumatera tahun 1935 -1936. Sejak itu pula situs ini mulai terkenal. Berawal dari itulah, maka sejak tahun 1976 hingga kini situs ini mulai secara serius dilakukan penelitian dan preservasi arkeologi.

Di dalam situs tidak hanya terdapat beberapa buah Candi, tetapi juga menyimpan berbagai artefak kuno,seperti arca, keramik, manik-manik, mata uang kuno serta berbagai jenis peninggalan lainnya.

Terdapat delapan kompleks percandian , kolam kuno bagi penduduk setempat disebut kolam tanggorajo serta diperkirakan lebih dari 60 buah menapo atau gundukan tanah reruntuhan sisa bangunan kuno.

Dijumpai juga sedikitnya enam kanal atau parit-parit kuno buatan manusia masa lalu, diberinama Parit Sekapung, Johor dan Melayu. Dalam kawasan candi ini diduga masih banyak candi atau benda lainnya yang belum terkelola, akibat keterbatasan tenaga dan kondisi geografis kawasan itu sebagian hutan belukar, sehingga sulit untuk dikerjakan. (SJB-Srg)
Keberadaan Kios-Kios Pedagang di Komplek Candi Muarojambi, Selasa 29 Mei 2018. Foto Asenk Lee Saragih.

Keberadaan Kios-Kios Pedagang di Komplek Candi Muarojambi, Selasa 29 Mei 2018. Foto Asenk Lee Saragih.


Keberadaan Kios-Kios Pedagang di Komplek Candi Muarojambi, Selasa 29 Mei 2018. Foto Asenk Lee Saragih.


Keberadaan Kios-Kios Pedagang di Komplek Candi Muarojambi, Selasa 29 Mei 2018. Foto Asenk Lee Saragih.


Keberadaan Kios-Kios Pedagang di Komplek Candi Muarojambi, Selasa 29 Mei 2018. Foto Asenk Lee Saragih.
Keberadaan Kios-Kios Pedagang di Komplek Candi Muarojambi, Selasa 29 Mei 2018. Foto Asenk Lee Saragih.
 
Jalan Setapak Mulai dibangun di Komplek Candi Muarojambi, Selasa 29 Mei 2018. Foto Asenk Lee Saragih.




Jalan Setapak Mulai dibangun di Komplek Candi Muarojambi, Selasa 29 Mei 2018. Foto Asenk Lee Saragih.
Jalan Setapak Sudah Rusak di Komplek Candi Muarojambi, Selasa 29 Mei 2018. Foto Asenk Lee Saragih.




Jalan Setapak Sudah Rusak di Komplek Candi Muarojambi, Selasa 29 Mei 2018. Foto Asenk Lee Saragih.



Logo dan Mascot Asian Games 2018 Jakarta-Palembang

Logo dan Mascot Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
Jakarta, SJB-Logo yang dipilih oleh Presiden Joko Widodo menyertakan sketsa tampak atas Stadion Utama Gelora Bung Karno dan matahari di bagian tengahnya. Desain tersebut mengusung tema "Energy of Asia".

Terkait logo tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengutarakan harapan agar Indonesia bisa menunjukkan kehebatannya lewat penyelenggaraan Asian Games 2018.

"Logo atau identitas Asian Games 2018 itu menggambarkan energi yang kuat dalam merefleksikan dan mempromosikan Indonesia ke dunia," tutur Imam.

"Serupa saat menjadi tuan rumah Asian Games 1962, maka dengan logo baru ini, Indonesia sebagai tuan rumah siap menunjukkan jadi diri kepada dunia melalui penyelenggaraan dan prestasi yang sukses," tutur dia.

Logo baru dipilih dari 11 karya yang diterima panitia seleksi. Logo anyar bakal menggantikan logo lama berupa untaian bulu burung cendrawasih.

Revisi logo sudah dilaporkan Komite Olahraga Indonesia (KOI) dan Indonesia South East Asian Games Organizing Committee (INASOC). kepada Dewan Olimpiade Asia (OCA), Kamis.

Sementara itu, ada tiga maskot yang dipilih, yaitu Bhin Bhin (nama burung cendrawasih dari Indonesia bagian barat), Atung (rusa bawean dari Indonesia bagian tengah), dan Ika (badak bercula satu dari Indonesia bagian barat).

Bhin Bhin mencerminkan strategi, Atung melambangkan kecepatan, dan Ika merepresentasikan kekuatan. Ketiga karakter itu akan menggantikan Drawa selaku maskot lama. (SJB)

Sumber: Detik.com

Teh Kualitas Terbaik di Dunia adalah Teh Kayu Aro dari Kerinci Jambi

Foto-foto Dikutip Dari Google.
Oleh: Elly Maria Silalahi 

SJB-Teh Kualitas Terbaik di Dunia adalah Teh Kayu Aro dari Kerinci Jambi itu Ternyata Teh Favorite Para Ratu di Eropa. Siapa yang menyangka kalau Teh Kayu Aro di Jambi, adalah teh kualitas no. 1 di dunia? Teh Ty Poo, perusahaan Inggris produsen teh premium dunia,  yang terkenal di Inggris didirikan Sir John Jr, memakai bahan baku Teh Kayu Aro, dimana memosok produk teh ke keluarga bangsawan di Eropa. 

Bukan hanya itu Ratu Belanda sejak Ratu Wihelmina, Ratu Juliana hingga Ratu Beatrix adalah penikmat Teh Kayu Aro ini. Namun sayangnya bangsa Indonesia tidak mampu atau tidak bisa merasakan nikmatnya aroma teh yang diambil dari pucuk teh pilihan, menghasilkan teh berwarna orange bening dengan rasa kental di lidah dan bertahan lama yang dihasilkan oleh dataran tinggi Kayu Aro, Kerinci - Jambi, Sumatera- Indonesia.
Elly Maria Silalahi .

Perusahan Teh Kayu Aro dibuka oleh perusahaan Belanda dengan nama Namblodse Venotschaaf Handle Vereniging Amsterdan (NV HVA) tahun 1925, merupakan perkebunan teh terluas di dunia setelah perkebunan teh Darjeling di kaki gunung Himalaya, dengan luas 3.020 hektar, yang rata-rata menghasilkan 80 ton daun basah per harinya. 

Dan uniknya lagi pengolahan Teh Kayu Aro ini, tidak berubah sejak jaman Belanda, yaitu pengolahan secara tradisional tanpa bahan pengawet dan bahan pewarna. Saat ini pengawasan perusahaan teh ini dibawah PT Perkebunan Nusantara VI (PTPN VI), mulai dari perawatan dan pemeliharaan tanaman, pemetikan pucuk teh, pengolahan di pabrik, pengemasan hingga pengiriman.

Kualitas Grade 1 teh ini tidak dipasarkan di Indonesia, hanya untuk perdagangan luar negeri terutama Eropa dan Amerika. Bayangkan saja harga jual pabrik $ 2,89/kg, bandingkan dengan harga satu merek yang dikemas di Inggris.

Dengan memakai bahan baku Teh Kayo Aro ini oleh Ty Poo diharga 1,8 Pounsteling untuk 1/4 kg, sedangkan harga di Indonesia untuk kemasan 1 box hanya berkisar Rp 3.500 saja. Kualitas grade 2 & 3 juga dipasarkan tapi tentu rasanya berbeda, bila grage 1 tanpa ampas dan serbuk, maka grage 2 & 3 dicampur daun dan batang dan tentu saja warnanya tidak orange lagi. 

Kualitas Grade 3 dipasarkan di Indonesia ke para produsen teh, sebagai bahan campuran dari bahan baku teh yang ada di Indonesia. Dan teh ini juga dipasarkan dalam bentuk kemasan oleh PTPN VI.

Budaya minum teh ditemukan oleh Kaisar Cina Shen Nung secara tidak sengaja tahun 2737 SM, yang ternyata sudah populer di daratan Cina pada 800 SM, yang dari Cina dibawa ke Jepang oleh pendeta Budha, sehingga teh diasosiakan dengan ajaran Zen, dengan rangkaian prosesi rumit dan indah, namun nilai Zen menghilang saat menjadi kompetisi dan proses penyajian dikuasai oleh Geisha. 

Lalu Pangeran Ikkyu (1394-1481) mengembalikan kemurnian uparaca minum teh di Jepang. Hingga saat ini warga Tionghoa di Indonesia masih melakukan upacara minum teh sebelum Upacara Pernikahan, sebagai tanda bakti kepada orang tua.

Di Eropa sendiri mulai berkenalan dengan teh pada masa ekspansi Bangsa Portugis, yang disebut "cha", awalnya melalui istri Raja Charles II, Catherine of  Braganza, memperkenalkan kebiasaan minum teh ke Inggris Raya tahun 1660, dengan ritual minum teh sore hari dengan waktu yang ketat, perkakas, tata krama dan teman sepergaulan minum teh. 

Di Indonesia sendiri, tidak ada upacara atau acara khusus minum teh dikalangan rakyat biasa, namun waktu jaman kolonial Belanda, "tea time" ini hanya untuk kalangan bangsawan, adalah sebagai ajang silahturahmi. Dan sekarang umumnya teh diminum pagi hari sebagai teman sarapan  atau menjelang sore hari.

Lalu bagaimana bila kita ingin merasakan nikmatnya Teh Kayu Aro Grade 1? Terpaksalah kita harus membelinya di Inggris atau di Brunai dengan harga tentu sangat mahal. Ironis sekali ya...bangsa penghasil teh terbaik di dunia tapi tidak mampu menikmati produk tanaman super dari bumi alam Indonesia sendiri.(SJB)
 
Sumber: Kompasiana.com
 
Foto-Foto Dikutip Dari Penelusuran Google.



Foto-Foto Dikutip Dari Penelusuran Google.



Foto-Foto Dikutip Dari Penelusuran Google.



Foto-Foto Dikutip Dari Penelusuran Google.


Foto-Foto Dikutip Dari Penelusuran Google.


Foto-Foto Dikutip Dari Penelusuran Google.

Foto-Foto Dikutip Dari Penelusuran Google.

Foto-Foto Dikutip Dari Penelusuran Google.

Foto-Foto Dikutip Dari Penelusuran Google.

Foto-Foto Dikutip Dari Penelusuran Google.


Foto-Foto Dikutip Dari Penelusuran Google.

Foto-Foto Dikutip Dari Penelusuran Google.

Cari Blog Ini

lcki

lcki
dirgahayu Provinsi jambi

berita

berita