PT Bang Tabungan Negara Tingkatkan Pelayanan Publik dan Debitur

Branch Manager BTN Cabang  Jambi Arias Rachman.
Jambi, SJB-Bank Tabungan Negara Cabang Jambi, tingkatkan pelayanan publik, maupun para debitur, REI dan Proferti di Propinsi Jambi. Hal ini diungkapkan Branch Manager BTN Cabang Jambi Arias Rachman, kepada SinarJambibaru, Rabu (28/11/2018) diruang kerjanya.

Arias Rachman, menanggapi  keluhan para Pemilik  Rumah warga Perumahan  Aur  Duri. Permai,  yang  saat  ini proses  sertifikatnya  dalam  proses  di  BPN  Kabupaten  Muarajambi.

Oleh karena  itu  Arias  Rachman  menghimbau  kepada  Warga  Perumahan  Aur duri  di  Kabupaten  Muara  Jambi agar  bersabar, karena  Team  dari  BTN,  sedang  mengupayakan  proses  Sertifikat  milik Warga.

Menurut  Rachman bahwa  pihaknya  telah melakukan  pertemuan  dengan  Kepala  BPN  Muara  Jambi,  agar  Proses  sertifikat  warga  dapat  diselesaikan,  karena  warga  Perumahan  Aurduri,  telah  mendesak sertifikatnya  diserahkan  kata  Aris  Rachman  kepada  SJB.

Adapun  keterlambatan  penyerahan  Sertifikat  milik  warga Perumahan  aursuri itu, karena sertifikat  induknya  hilang  maka  pihak  BPN  Kabupaten  Muara  Jambi.

Sedang  melakukan  upaya  penerbitan  Sertifikat  milik  warga, dalam  proses  ini,  pihak  Bank  BTN  selalu koordinasi  dengan  pihak  BPN  Kabupaten  Muara  Jambi. 

Diharapkan  tahun  2019, proses  Sertifikat Milik  Warga  Perumahan  aur duri  selesai,  jika  selesai pihak  BTN  akan menghubungi  warga  Perumahan  Aur duri, nantinya.  namun  dalam  kondisi  saat  ini  karena Team sedang  bekerja, dihimbau  agar  Warga  bersabar. Kata  Arias Rachman.

Bracnh Manager BTN  Jambi Arias  Rachman  dalam  Wawancara  Khusus dengan  SinarJambibaru, ia  merasakan apa  yang dialami Warga  Perumahan  Aur Duri.

Namun  karena sertifikat  induknya  hilang, maka  pihak  BPN  berusaha  untuk  melakukan  penerbitan baru, disamping  Team  dari BTN  selalu  aktif  ke  BPN  Muara  Jambi  melakukan  Koordinasi  dalam  proses  penerbitan  Sertifikat  milik  Warga  Perumahan  Aurduri Kabupaten  Muara  Jambi.

Menyikapi  permasalahan ini, Arias  Rachman  merencanakan pertemuan  dengan  warga  Perumahan aur duri, untuk  tatap  muka  langsung  terhadap  warga.

Sekaligus silaturahmi, dan  tatap  muka  sekaligus  memberikan  penjelasan  tentang  permasalahan ini, karena  kalau  Sertifikatnya  ada  di  BTN.

Pasti  kami  akan  menyerahkan  kepada  warga. BTN tidak  pernah  menahan  Sertifikat  agunan,  jika  pinjamannya  sudah  lunas, akan  segera  kami  serahkan  kepada  warga. kata Arias Rachman.

Menurut  Arias Rachman, ia  selama mendapat  jabatan memimpin BTN  Jambi  selalu  membuka informasi  dan koordinasi  baik  terhadap Defplofer, REI, dan  para  debitur di  BTN  selalu  membuka  pintu  untuk  saling diskusi, dan  koordinasi,  karena  jalur  kordinasi  itu  merupakan meningkatkan  pelayanan BTN,  sebagai  opsi  untuk  meningkatkan  pelayanan terhadap Publik.

Bahkan  melalui  permasalahan ini,  kita  dapat  membangun  kebersamaan  dan  saling silaturahmi  terhadap  warga,  karena  pelayanan BTN,  selalu  membangun keterbukaan  dan  jalur  koordinasi,  baik  dengan  stafnya maupun bagi  kalangan Mitra  seperti  Deplofer, baik Pembangunan Proferti dan  Usaha ikutan.
Kini  Binaan  BTN  Cabang  Jambi, sekitar  230,  kalangan  pengusaha REI dan Apersi dalam  Propinsi  Jambi.

Lebih  lanjut  Rias  Rachman  mengatakan, kini  sedang  dilakukannya  pertemuan dengan kalangan  Pengembang  seperti  Deplofer, REI, untuk  membangun  jalur  kordinasi, dengan  adanta  pertemuan itu,  semakin  banyak  informasi  yang  dapat dibangun  dalam  rangka  meningkatkan  Pelayanan  BTN.

Disamping itu.  juga  pihak  Kanwil BPN, juga  Rias  Rachman  melakukan  jalur  kordinasi  dalam  rangka  meningkatkan  hubungan  kemitraan sebagai  penerbitan  Sertifikat sebagai  agunan di  Bank  Tabungan  Negara, diharapkan  dari  jalur  kordinasi  ini,  dapat  mengatasi  permasalahan  dimasa  yang  akan  datang. Demikian  Rias  Rachman kepada Sjb.(JKP)

Cari Blog Ini

lcki

lcki
dirgahayu Provinsi jambi

berita

berita