Pilpres 2019, Suara Rakyat Kembali Diuji untuk Menentukan Pemimpin Negara RI

ILUSTRASI-PRESIDEN JOKO WIDODO
Oleh : Jakasim Purba Girsang

Jambi, SJB-Pada  Bulan  Agustus  2018  mendatang, Suara  rakyat  akan  menentukan calon  Presiden RI, yang  berkualitas dan  seorang  Negarawan  yang  akan  berlangsung  bulan  April  2019, Masa  pendaftaran  dimulai  bulan  Agustus  2018.  Diharapkan pada  Pilpres  bulan  April  2019  mendatang, agar  masyarakat memberikan hak  suaranya  sesuai  dengan  hatinurani.

Akhir  akhir  ini,  banyak  elit  Politik  untuk  merebut Pemimpin  mengatasnamakan  rakyat,  sedangkan Rakyat  yang  tinggal  di  Kecamatan, dan Desa  Desa jarang  dikunjungi  para  elit  Politik, ternyata  hanya  batas  Kotamadya  atau  Kabupaten,  sementara  rakyat  di  Kecamatan, dan Desa  desa,  jarang  dikunjungi  para  elit  Politik,  hanya  saja  kalau  kita  melihat  Komentar. para  elit  Politik  banyak  mengatasnamakan  Rakyat.

Sebagai  Contoh  yang  dilakukan  Presiden RI  Ir.Joko Widodo,  mengawali  Pembangunan  Insprastruktur  dari  Desa  Terpencil,  seperti  Papua  adalah merupakan bahan  pemahaman,  jika  memilih  calon  Pemimpin  kita  nantinya,  jangan  hanya  menyalahkan  tanpa  data, dan  marilah  kita  memberikan  contoh  yang  baik  terhadap  rakyat,  agar  tidak  terjadi  pembohongan  Publik.

Dari  hasil  Pengamatan  Ketua  Yayasan  Mayang  Jambi, Jakasim  Purba  Girsang,  sudah  saatnya  kita  melakukan  perobahan untuk  membentuk  kepemimpinan  yang  transparan,  dan  keterbukaan  ke  Publik, agar  tidak  terjadi  kesalahpahaman  yang  tidak  sempurna,  mari  kita  bangun  Kebersamaan,  serta  memahammi  kebutuhan  Rakyat, agar  Rakyat  makmur  dan  Sejahtera.

Rakyat  membutuhkan  Pemimpin  yang  peduli  dengan  kebutuhan  Rakyat  dan  Kehidupan, Hal  tersebut  terlihat  hanya  semasa  kepemimpinan  Presiden ke. tujuh  yaitu  Bapak  Ir. Joko.Widodo, yang  merakyat selama  kepemimpinannya  menjelang  lima  tahun,  kini  rakyat  sudah  merasakan,  pelayanan  dan  kepemimpinannya, dan  diharapkan pada  tahun  2019,  akan  kembali  memimpin Negara  Republik  Indonesia.

Rakyat, saat  ini  sudah  merekam  jejak  elit  Politik,  serta  Rakyat  sudah  dapat  memberikan  suaranya memilih  Pemimpin  yang  berkualitas  dan  merakyat, Dan  Rakyat  tidak  terpancing  lagi  dengan  Janji  janji,  Karena  Janji  itu  hanya   disaat  membutuhkan  suaranya, Setelah  terpilih  biasanya  sering  terlupakan. Bahkan  sesudah  memegang  Kekuasaan  sudah  berobah.

Sebaiknya. Kalangan  Pejabat  atau  Pemegang  Kekuasaan  agar  membangun  Budaya  malu, agar  jangan  terjadi  OTT  KPK, Kita  sudah bosan  membaca  di  beberapa  Media, atau Media  Telivisi  menggunakan  Rompi  Tahanan  KPK, antara  lain  Korupsi, Gratipikasi, serta  kongkalikong  dengan Oknum  Anggota  DPRI,DPRD, disaat  ketok  Palu  anggaran,  sehingga  tercipta Uang Ketok. akhirnya  terjerat OTT KPK.

Harapan  Rakyat, sewajarnya  diumumkan  Ke Publik  berapa  Total  hasil  Tangkapan  KPK  secara  terbuka, dan  Transparan, Diharapkan  hasil Korupsi dan OTT, serta Gratipikasi  diumumkan  secara  terbuka, karena  yang  di Korupsi  itu  adalah  berasal  dari  Rakyat  membayar Pajak.Sebagai  contoh  di  Jambi, terjadi OTT  terhadap  Gubernur Zumi Zola, bersama Sekda Erwan  Malik, Asisten III  Syarifuddin, dan  PLT  Kadis PUPN  Arfan, serta  anggota DPRD Supriyono, sementara  yang  lainnya belum  ada  Proses,  kini  dipertanyakan, Proses  hukumnya.

Baru  baru  ini,  muncul lagi  OTT  di  Aceh  setelah  Pilkada  serentak. menambah  tahanan  KPK,  hal  ini  menjadi  catatan  Rakyat  untuk  menentukan  pilihannya, hindari memilih  para  Koruptor, Pilihlah  yang  bersih  dan  mempunyai  Kenegarawan,  serta  yang  berpihak  kepada  Rakyat, Kemudian  sebagai  contoh  untuk  Membuat E.KTP  saja  sudah  di Korupsi, sementara  KTP  adalah  Kebutuhan  Rakyat  sebagai  Indetitas,  Hal  ini  perlu  menjadi  perhatian Rakyat  jika  menentukan  Pilihannya.

Semoga  Pilpres  2019, berhasil  memilih  Pemimpin  yang  berkualitas. Harapan  Rakyat.(Penulis Adalah Pimred SJB) 

Cari Blog Ini

lcki

lcki
dirgahayu Provinsi jambi

berita

berita