Kisah Sony yang Selamat dari Tragedi Lion Air JT 610

Sony Setiawan.
Jakarta, SJB- Sony Setiawan batal menumpangi pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang, yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Bagaimana kisahnya hingga batal naik ke pesawat nahas tersebut?

Sony merupakan warga Bandung yang bertugas sebagai PNS di Kanwil Ditjen Perbendaharaan Bangka Belitung. Dia mengatakan kerap pulang ke Bandung saat akhir pekan dan kembali ke Pangkalpinang untuk bekerja dengan penerbangan paling pagi.

"Saya memang asli Bandung, jadi setiap minggu pulang dan biasanya pakai pesawat paling pagi," kata Sony kepada wartawan di Pangkalpinang, Senin (29/10/2018).

Menurut Sony, biasanya dia sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta sejak pukul 03.00 WIB. Namun entah kenapa, lalu lintas Jalan Tol Cikampek arah Jakarta macet parah. Hasilnya, Sony telat tiba di bandara dan harus berganti maskapai untuk bisa terbang ke Pangkalpinang.

"Biasanya saya sama teman-teman naik Lion Air JT 610, tapi nggak tahu kenapa hari ini Tol Cikampek macet parah, jadi kita ketinggalan pesawat tersebut," ujarnya. 

Sony akhirnya menggunakan pesawat Sriwijaya Air, yang berangkat sekitar pukul 09.40 WIB. Ia mengatakan, setelah mendengar pesawat Lion Air jatuh, Sony terkejut bercampur sedih karena ada teman-temannya di pesawat itu.

"Saya lemas dan nangis meneteskan air mata, karena teman-teman saya ada di situ, enam orang," cerita dia.

"Keluarga langsung telepon dan nangis mendengar kejadian pesawat jatuh," tutupnya.

Lion Air JT 610 sendiri berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Senin, (29/10/2018) pukul 06.20 WIB. Namun, 13 menit setelah take off, pesawat hilang kontak dan akhirnya dinyatakan jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.

Pesawat nahas tersebut membawa 189 orang. Puing pesawat, potongan tubuh, dan seragam pramugari sudah ada yang ditemukan. Pencarian terus dilakukan selama 24 jam.

Seorang PNS Kanwil Ditjen Perbendaharaan Bangka Belitung, Sony Setiawan selamat dari peristiwa kecelakaan pesawat lion air. Sony selamat karena terlambat datang ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). 

"Saya memang asli Bandung, jadi setiap minggu pulang dan biasanya pakai pesawat paling pagi," kata Sony kepada wartawan di Pangkalpinang, Senin (29/10/2018).

"Saya lemes dan nangis meneteskan air mata, karena temen temen saya ada di situ, enam orang. Keluarga langsung telpon dan nangis, mendengar kejadian pesawat jatuh," tutupnya.(*)

Sumber: Detik.com

Ibu Dewy Manik: Mana Suami Saya Pak..


Ibu Dewy Manik: Mana Suami Saya Pak..IST
Jakarta, SJB-"Pak.. Sudah dapat suami saya Pak.. Mana dia Pak", ucap seorang perempuan histeris dengan suara terisak.

Sontak suasana Posko Krisis Center Halim Perdana Kesuma mendadak hening. Semua mata fokus pada perempuan yang memakai baju jaket motif garis biru itu. Jam menunjukkan Pukul 20.30 Wib.

Saya mendekati perempuan yang terus menangis di depan meja petugas posko. Petugas posko menjelaskan kabar terkini. Tapi perempuan itu terus mengulang kata-katanya.

"Selamatnya suami saya Bu... Sudah ada kabarnya suami saya", ucapnya sambil terisak. Kerabatnya dari Bogor Ibu Sinaga terus mengusap wajah perempuan itu. Kerabatnya yang seorang laki-laki berumur mengusap kepala perempuan itu.

"Apakah beliau keluarga Rudi Roni Lumbantoruan? ", tanya saya pada kerabatnya.

"Iya benar Pak", jawab Ibu Sinaga.

Saya menjabat tangan perempuan yang menangis itu. Saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya.

Seorang teman fesbuk Revandes Togatorop mengabarkan temannya Rudi Roni menjadi korban pesawat naas itu. Revandes meminta saya mencari tahu keberadaan Rudi Roni di Posko Halim.

"Pak bagaimana nasib suami saya. Saya dengar di berita sudah ada yang ditemukan", tanya Ibu Dewy Manik pada saya dengan mata terus menangis.
Dewy Manik dan Keluarga.
Saya menjelaskan informasi terkini dari petugas krisis center Pak Eko yang terus mengupdate kabar terkini. Memang ada enam kantung jenazah yang dievakuasi. Tapi belum didapat kabar identifikasi jenazah penumpang. Semua jenazah akan didentifikasi di RS Polri Kramat Jati.

"Seharusnya suami saya sampai di Pangkal Pinang hari Minggu. Bukan naik pesawat senin", ujar Bu Manik sambil menyeka air matanya.

Suaminya Rudi Roni Lumbantoruan baru saja selesai cuti dari perusahaan perkebunan di Bangka Belitung. Dari Sibolga Tapanuli Tengah Sumut seharusnya berangkat hari Minggu pukul 11 siang menuju Kuala Namu Medan. Tapi pesawatnya delay hingga pukul 3 sore. Sampai di Medan sudah sore.

"Biasanya dia dari Medan via Batam menuju Pangkal Pinang. Tapi entah kenapa via Jakarta kemarin", sesal Bu Manik sesunggukan.

Dari Medan Rudi Roni tidak bisa mengejar pesawat ke Pangkal Pinang. Ia harus ke Jakarta. Esoknya, Senin pagi Rudi Roni berangkat pesawat pukul 06.20 Wib dengan pesawat Lion Air JT 610 tujuan Pangkal Pinang.

"Mana pak suami saya. Dia bawa laptop. Sudah ketemu laptop suami saya. Di TV ada ku lihat barang-barang ditemukan", ucap Bu Manik sambil terus menangis.

Matanya sembab. Sejak pagi dari Sibolga Ia terus berdoa dengan isak tangis. Berharap keajaiban.

"Pukul 4 pagi saya bangunkan suami saya Pak. Saya bangunkan biar dia tidak terlambat bangun. Pukul setengah enam sebelum take off masih Vcall kami Pak. Ternyata itulah perjumpaan saya yang terakhir dengannya", ucap Bu Manik terisak.

Saya mencoba menghibur sebisanya. Saya sampaikan bahwa belum dipastikan semua korban meninggal. Masih dalam pencarian Basarnas. Posisi pesawat sudah ditemukan.

"Ibu bersabar ya. Berdoa semoga ada keajaiban Bu", ujar saya sambil meminta kerabatnya memberi minuman teh manis.

Adik kandung Rudi Roni Edi Hendra ikut menemani Ibu Manik.

"Anak saya tidak akan pernah jumpa lagi bapaknya Pak", isak Bu Manik.

Rudi Roni dan Ibu Manik memiliki dua anak yang masih kecil. Si sulung perempuan masih kelas IV SD. Si bungsu cowo masih kelas I SD. Keduanya kini sementara dijaga kakek neneknya di Sibolga.

Saya menawarkan agar Ibu Manik diajak ke Hotel Ibis Cawang untuk istirahat. Keluarga korban disediakan Lion Air menginap di Ibis Cawang.

"Pak dibawa saja Ibu Manik di Ibis. Disana juga ada posko update informasi. Beliau perlu istirahat. Masih panjang upaya pencarian. ", pinta saya pada kerabatnya.

Jam sudah hampir menunjukkan pukul 22.15 Wib. Keluarga Ibu Manik setuju meninggalkan Posko Halim. Mini Van yang mengantar mereka stand by di depan tenda posko. Ibu Manik dipapah oleh kerabatnya Ibu Sinaga. Ia lunglai tidak bisa berjalan. Tenaganya sepertinya habis. Kehilangan suami ayah dua anaknya membuatnya sangat terpukul.

Saya mengantar keluarga yang sedang berduka ini masuk ke dalam mini van. Ada 7 orang mereka masuk dalam van untuk menginap di Hotel Ibis Cawang.

Saya tahu bagaimana rasanya kehilangan orang yang kita cintai. Dada serasa kosong. Tercabut rasanya separuh jiwa kita. Apalagi ini hilang dalam kecelakaan yang tidak bisa diprediksi nasib orang yang dicintai. Apakah jenazahnya bisa ditemukan atau tidak.

Esok pagi perasaan bergumul dalam doa permohonan kepada Tuhan agar sang suami selamat akan terus dipanjatkan. Kita tidak tahu bakal apa yang terjadi menit demi menit pencarian para penumpang.

Yang bisa kita lakukan adalah ikut bersimpati dan menguatkan keluarga korban yang sedang berduka cita. Semoga Tuhan menolong dan melindungi semua penumpang JT 610.

Doa simpati saya untuk Keluarga Ibu Manik. Salam perjuangan penuh cinta. (Penulis Birgaldo Sinaga)

Lion Air Jatuh, Kado Terakhir dari Sang Menantu (Rudi Lumbantoruan)

Personel Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL melakukan penyisiran pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan utara Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )

"Kami tidak mengira itu hari akhir pertemuan," kata mertua Rudi Lumbantoruan, korban Lion Air. Keluarga masih berdoa agar ada mukjizat.

Deli Serdang, SJB-Sabtu akhir pekan lalu, persisnya 27 Oktober 2018, merupakan puncak dari kebahagiaan Rudi Lumbantoruan bersama istrinya, Dewi Manik (38), dan dua buah hati mereka, Quinsah Lumbantoruan dan adiknya Unggul Lumbantoruan. Pasangan serasi ini kembali mengenang sebelas tahun pernikahan mereka.

Rudi yang selama ini bekerja di Pangkal Pinang sebagai manager perkebunan, sengaja pulang kampung untuk menemui keluarga tercinta. Biasanya, dia pulang kampung sekali dalam tiga bulan. Kesempatan itu juga dimanfaatkannya Rudi untuk melepaskan kerinduan menemui keluarga besar.

"Sabtu kemarin merupakan hari terakhir mereka merayakan hari jadi pernikahannya bersama Dewi Manik, putri kami. Hari Minggu, menantu kami itu berangkat ke Jakarta kemudian naik pesawat Lion Air JT-610 tujuan Pangkal Pinang hari Senin," ujar mertua Rudi Lumbantoruan, Ramlan Manik (60), saat ditemui di Jalan Pelikan 7, Perumnas Mandala, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (30/10/2018).

Banyak kesan yang tidak bisa dilupakan Ramlan Manik bersama Tiara Boru Manullang (ibu mertua Rudi) saat mengingat kebersamaan tersebut. Rudi sempat memberikan hadiah kenang-kenangan kepada kedua mertua. Bahkan, Rudi memberikan bantuan kepada adik iparnya yang mau menikah.

"Inilah dek untuk membeli sepatumu, mana tahu abang gak bisa datang di hari pesta pernikahanmu," kata Ramlan menirukan ucapan Rudi Lumbantoruan. "Menantu kami itu juga memberikan hadiah kepada kami mertuanya. Kami merasa sangat bahagia atas perhatian Rudi. Kami tidak mengira itu hari akhir pertemuan," ungkapnya.

Boru Manullang menyampaikan, Rudi diketahui yang sebagai salah seorang penumpang Lion Air JT-610 yang jatuh di Perairan Karawang, Senin (29/10) pagi kemarin, berdasarkan kabar dari istri Rudi, Dewi Manik. Pagi hari sebelum ke bandara, Dewi membangunkan Rudi dengan bertelepon.

Dewi sengaja menghubungi suaminya itu di pagi hari supaya tidak telat menuju bandara. Saat itu, Rudi memang sudah berkemas, dan langsung berangkat menumpang taksi menuju bandara. Rudi dipastikan menumpang pesawat Lion Air. Namun, dalam daftar penumpang tersebut, hanya ada nama Lumbantoruan nomor 90.

"Kami mengharapkan, ada campur tangan Tuhan untuk menyelamatkan menantu kami itu. Sehingga, Rudi ditemukan regu penolong dalam keadaan selamat. Namun, sampai saat ini, kami belum mendapatkan kabar terbaru tentang Rudi. Telepon selularnya tidak aktif lagi meski sudah berulangkali kami hubungi," ujarnya sembari menangis.

Sementara itu, kediaman orangtuanya Rudi, yang juga tempat tinggal istri dan anak-anak Rudi di Gang Saroha, Kelurahan Lubuk Tukko, Kabupaten Tapteng, secara silih berganti ramai didatangi keluarga, famili, tetangga maupun pejabat pemerintahan kabupaten, kecamatan, kelurahan sampai kepala desa di sana.

Menurut Edi Lumbantoruan, adik Rudi, pihak keluarga sudah bolak-balik menghubungi abangnya tersebut. Namun, handphone milik Rudi tidak aktif lagi. Bahkan, istri dan anak-anak Rudi selalu histeris setiap melihat siaran berita di televisi. Keluarga sangat terpukul karena sampai di hari terakhir sebelum musibah pesawat Lion Air, Rudi masih terlihat bahagia.

Rudi merupakan anak sulung dari empat bersaudara dari pasangan Derman Lumbantoruan dan Polorina Boru Hutauruk. Rudi juga bersama kedua orangtua dan adik-adiknya saat pulang kampung. Namun, Rudi tidak memperlihatkan perilaku yang aneh saat bersama dengan keluarga, termasuk kepada istri dan anak - anaknya.

“Kami mengkhawatirkan abang saya ini sebagai salah seorang penumpang Lion Air karena menonton berita di televisi. Kami semakin khawatir karena pengakuan kakak ipar, abang kami ini menumpang pesawat Lion Air. Selain itu, nomor kontak abang itu sudah tidak bisa dihubungi lagi. Makanya, kami semua sangat terpukul," jelasnya.

Menurutnya, pihak keluarga akan memberangkatkan perwakilan menuju lokasi informasi penumpang Lion Air yang mengalami musibah di perairan Karawang tersebut. Mereka mendoakan agar ada mukjizat Tuhan yang menyelamatkan Rudi Lumbantoruan dari musibah tersebut.

"Kami semua, apalagi orangtua dan kakak ipar (istri Rudi), merasa sangat kehilangan. Apalagi, abang itu masih bersama-sama dengan kami, beberapa hari sebelumnya. Saya yang berencana berangkat sebagai perwakilan keluarga ke Jakarta. Kalau kakak ipar tidak mungkin berangkat. Kakak dan anak-anaknya selalu menangis," imbuhnya.

Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani dan Wakil Bupati (Wabup) Darwin Sitompul juga mengunjungi kediaman orangtua Rudi di Gang Saroha, Kelurahan Lubuk Tukko. Mereka pun meminta orangtua Rudi bersama istri dan anak-anaknya, supaya kuat, tabah dan tidak berhenti memanjatkan doa untuk keselamatan Rudi.(*)



Sumber: Suara Pembaruan

Bos Lion Air Siap Terima Sanksi Jika Perusahaannya Dinyatakan Bersalah

Pendiri Lion Group, Rusdi Kirana, menyaksikan evakuasi pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Kerawang, di Posko Penyelamatan Lion Air, Dermaga JICT 2, Jakarta, 30 Oktober 2018. ( Foto: Antara / Wahyu Putro A )

Perusahaanya siap dikenakan sanksi dan penalti dari pemerintah bila dinyatakan bersalah.

Lion belum menentukan nasib rencana pembelian dan pemesanan 280 unit pesawat tipe Boeing 737 Max 8.

Jakarta, SJB- Insiden kecelakaan pesawat yang menimpa Lion Air JT 610 dari Jakarta menuju Pangkal Pinang pada Senin (29/10/2018) membuat dunia penerbangan tanah air kembali berduka. Kesedihan itu kini juga dirasakan oleh Rusdi Kirana, pemilik maskapai Lion Air Group. 

Rusdi menyatakan perusahaanya siap diaudit oleh pihak yang berwenang terkait jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 kemarin. Sebagai orang nomor satu di Lion Air Group, dirinya menyatakan bahwa perusahaanya siap dikenakan sanksi dan penalti dari pemerintah bila hasil audit yang dilakukan pihak yang berwenang menyatakan bahwa perusahannya bersalah. Hal itu diungkapkan Rusdi saat ditemui usai menjenguk keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Hotel Ibis Cawang, Jakarta Timur, Selasa (30/10).

"Sebagai pemimpin di Lion Air group saya mengucapkan rasa belasungkawa dan kesedihan mendalam akibat musibah yang menimpa Lion Air JT-610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh kemarin. Kami menyatakan tidak keberatan jika ada penalti kalau ada hasil temuan yang menurut itu salah," ungkap Rusdi Kirana.

Ditambahkan Rusdi, dirinya tak ingin berspekulasi tentang siapa yang bersalah dalam kecelakaan yang menimpa pesawatnya itu, bahkan dirinya meminta agar masyarakat tak bespekulasi tentang siapa yang bersalah sebelum adanya hasil investigasi yang diungkap pihak yang berwenang.

"Kita tidak minta justifikasi karena emosi. Kita semua harus mengacu kepada aturan dan undang-undang, tidak bisa berdasarkan emosi. Karena Lion Air Group hingga saat ini telah memiliki 30.000 lebih karyawan. Dalam sehari, seluruh penerbangan domestik Lion Air Group mengangkut 200.000 penumpang," lanjutnya.

Ditegaskan pula oleh Rusdi, pihak Lion Air Group sendiri masih belum menentukan apakah akan melanjutkan atau menghentikan rencana pembelian dan pemesanan 280 unit pesawat tipe Boeing 737 Max 8 yang direncanakan akan dibeli dan akan mendatangkan 11 unit lagi di tahun ini setelah kecelakaan yang menimpa pesawat Boeing 737 Max 8.

"Kita belum ada pembicaraan ke arah sana, untuk kami sekarang pesawat keluaran terbaru itu juga membuktikan telah memberikan kenyamanan dan meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar. Di sisi lain, perusahaan kita telah memperoleh sertifikat dari The IATA Operation Safety Audit (IOSA). Jadi kalau ada masalah yang diperbaiki permasalahannya, karena ini sifatnya transportasi. Tidak ada yang bicara (transportasi) semua perfect," tutupnya.(SJB)



Sumber: BeritaSatu.com

Delapan Tahun Mengaspal, GO-JEK Gelar Kopdar Akbar di 67 Kota Se-Nusantara

Lebih dari 3000 Komunitas Mitra Berdialog dan Bersama-sama GO-JEK Merayakan Ulang Tahun
Mitra driver berfoto bersama.
Jambi, SJB-Memasuki usia yang ke delapan, GO-JEK kembali mengukuhkan komitmen sebagai perusahaan teknologi yang fokus pada pemberdayaan sektor informal dengan menyelenggarakan Kopdar Akbar Nusantara bertajuk Festival Mitra di Restoran Sederhana Thehok Jalan Soekarno-Hatta No.8, Pasir Putih, Jambi Selelatan Kota Jambi, Sabtu 27 Oktober 2018 

Sebelumnya, GO-JEK telah rutin melaksanakan program Kopdar, yang dirancang khusus sebagai wadah dialog bagi mitra dan perusahaan. Festival Mitra melibatkan lebih dari 3000 komunitas mitra driver dan keluarga senusantara.

VP  Corporte Affairs GO-JEK Michael Say mengatakan mitra merupakan jantung perusahaan. “Mitra memegang peranan penting dalam ekosistem GO-JEK. Kesuksesan yang diraih GO-JEK selama delapan tahun ini tidak lepas dari dukungan para mitra yang senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna setia.”

Masih dengan semangat yang sama seperti pada delapan tahun silam, GO-JEK terus berupaya untuk memberikan dan memperluas dampak sosial bagi banyak orang. Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia awal 2018 lalu menunjukkan bahwa 90% mitra driver merasa kualitas hidupnya lebih baik setelah bergabung bersama GO-JEK.

“Ini yang memacu semangat kami untuk terus mengupayakan berbagai cara demi meningkatkan kesejahteraan mitra,” ujar Michael. 
Pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Rudy Azwar selaku Operational Manager di Jambi.
Ia menjelaskan bahwa GO-JEK melakukan banyak inovasi dalam pengembangan aplikasi untuk mitra seperti fitur chat agar menekan biaya operasional, shuffle card  untuk menyajikan informasi penting, hingga daily income summary agar mitra memiliki pembukuan keuangan harian.

Selain pengembangan aplikasi, GO-JEK juga merancang program khusus mitra seperti Kopdar dan GO-JEK SWADAYA. 

“Di acara Kopdar inilah kami mendengarkan aspirasi mitra driver dan berdialog bersama. Termasuk dalam merancang program GO-JEK SWADAYA yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mitra. Yang membanggakan, lebih dari 250.000 mitra driver dan keluarganya sekarang telah terlindungi asuransi dan lebih dari 400 mitra sudah memiliki rumah idaman melalui KPR BTN,” tambah Michael.

Melanjutkan semangat yang tumbuh lewat Kopdar, Festival Mitra digelar dalam rangkaian syukuran hari jadi GO-JEK. 

“Menariknya, dalam festival yang digelar serentak di 67 ini kami melibatkan komunitas mitra driver untuk menjadi panitia. Nantinya mereka akan merancang kegiatan yang disesuaikan dengan aspirasi mitra di tiap kota,” tutur VP Drivers Community GO-JEK Jaka Wiradisuria.

Di Festival Mitra, beberapa apresiasi juga diberikan kepada mitra GO-JEK yang dipilih berdasarkan dampak positif yang mereka berikan bagi perkembangan ekosistem GO-JEK. Apresiasi yang diberikan termasuk: Driver Unggulan, Driver Legend, dan Driver Jempolan. 

“Lewat acara ini kami menampilkan produk-produk di program GO-JEK SWADAYA. Harapannya lebih banyak lagi mitra yang terdaftar merasakan manfaat program sehingga makin sejahtera.”

GO-JEK juga melaksanakan tabligh akbar sebagai bentuk terima kasih dan memberikan hibah Alquran sebanyak 800 ke Masjid Istiqlal dan 88 ke pesantren PPTQ Nurul Iman yang merupakan miliki salah satu mitra GO-JEK. 

“Di kesempatan yang sama, GO-JEK juga mengajak masyarakat untuk memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih untuk para mitra driver yang senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Jaka.

Khusus di kota Jambi, Festival Mitra berjalan sederhana namun penuh dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan, sebuah nilai yang ternyata tetap kompak dijaga oleh para mitra driver sebagai bentuk kebanggaan terhadap profesi mereka saat ini. Festival Mitra di Jambi dihadiri oleh lebih dari 150 mitra dari 30 Komunitas. Terpilih sebagai Driver Unggulan yaitu mitra pengemudi yang memiliki rating dan performa yang tinggi adalah Azhar. 

Sedangkan Driver Legend yaitu mitra pengemudi yang memiliki rating yang baik dan telah bergabung bersama GO-JEK sejak awal berdirinya di kota tersebut  adalah Kunaidi. Hal ini sekali lagi merupakan bentuk apresiasi GO-JEK kepada mitra yang memegang peranan penting dalam ekosistem GO-JEK.
Tentang GO-JEK

GO-JEK adalah on-demand mobile platform dan aplikasi terdepan yang menyediakan berbagai layanan lengkap mulai dari transportasi, logistik, pembayaran, layan-antar makanan, dan berbagai layanan on-demand lainnya. 

GO-JEK menghubungkan pengguna dengan lebih dari satu juta mitra driver yang terdaftar, lebih dari 250.000 penjual makanan, serta lebih dari 30.000 penyedia layanan lainnya. 

Fokus utama GO-JEK adalah memberdayakan para pekerja sektor informal di Indonesia. Dengan bergabung bersama GO-JEK, mitra dapat memiliki akses kepada layanan jasa keuangan seperti tabungan, asuransi, KPR dan cicilan terjangkau. 

Hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) tahun 2017 mengungkapkan GO-JEK telah berkontribusi Rp 9,9 triliun per tahun untuk ekonomi nasional dari penghasilan mitra pengemudi dan mitra UMKM. Sumbangan ini dihitung berdasarkan selisih penghasilan mitra setelah dan sebelum bergabung dengan ekosistem GO-JEK.

GO-JEK memiliki tiga nilai utama yaitu speed (kecepatan), innovation (inovasi), dan social impact (dampak sosial). Hingga Juni 2018, aplikasi GO-JEK telah didownload lebih dari 105 juta kali. Perusahaan kini telah beroperasi di 167 kota dan kabupaten di Indonesia. Aplikasi GO-JEK ini tersedia untuk iOS dan Android dan dapat diunduh melalui www.GO- JEK.com/app.(SJB-Rel)


Pengumuman dan pemberian penghargaan kepada mitra driver unggulan dan driver legend. IST

Pengumuman dan pemberian penghargaan kepada mitra driver unggulan dan driver legend. IST

Pengumuman dan pemberian penghargaan kepada mitra driver unggulan dan driver legend. IST

Pengumuman dan pemberian penghargaan kepada mitra driver unggulan dan driver legend. IST

Zumi Zola Sesalkan Tekanan Bekas Tim Suksesnya Menggiringnya Kelingkaran Korupsi

Gubernur nonaktif Jambi, Zumi Zola.IST
Jakarta, SJB-Gubernur nonaktif Jambi, Zumi Zola, mengaku bahwa yang menggiringnya ke jurang kehancuran adalah mantan tim suksesnya. Selaian itu juga mendapat tekanan dari anggota DPRD Jambi.

Menurut Zumi, tekanan juga datang dari mantan anggota tim sukses yang mendampinginya saat pemilihan kepala daerah.

Hal itu diungkapkan Zumi Zumi, saat memberikan keterangan sebagai terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (29/10/2018), seperti media online Nasional.

"Mereka (timses) tidak terima. Saya banyak dihujat, didemo, tidak tahu terima kasih. Tapi saya anggap itu risiko saya," ujar Zumi Zola kepada majelis hakim.

Menurut Zumi Zola, banyak anggota timsesnya merupakan kontraktor. Setelah dia memenangkan pemilihan gubernur, banyak anggota timsesnya yang meminta diberikan proyek.

Permintaan itu disampaikan kepada Zumi melalui orang kepercayaannya, Apif Firmansyah.

Namun, menurut Zumi, permintaan itu tidak dapat dipenuhi karena proyek sudah diatur dan ditentukan sebelum Zumi menjabat.

"Katanya tidak bisa, karena proyek ini sudah ada nama-namanya yang diatur pemerintahan sebelumnya. Sampai saya buat pernyataan saya jadi gubernur bukan karena timses," kata Zumi.

Dalam kasus ini, Zumi Zola didakwa menyuap 53 anggota DPRD Provinsi Jambi. Diduga, Zumi Zola menyuap para anggota Dewan senilai total Rp 16,5 miliar.

Menurut jaksa, suap tersebut diduga diberikan agar pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jambi tersebut menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017 (Raperda APBD TA 2017) menjadi Peraturan Daerah APBD TA 2017.

Kemudian, agar menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2018 (Raperda APBD TA 2018) menjadi Peraturan Daerah APBD TA 2018.

Adapun, uang yang diberikan diduga berasal dari kontraktor atau rekanan di Dinas PUPR Jambi. (SJB-Tim)

Basarnas Prediksi Semua Penumpang Lion Air JT 610 Tewas

Tim Basarnas dikerahkan di Pantai Pakis, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin, 29 Oktober 2018. ( Foto: Beritasatu Photo / Mikael Niman ) 

Berdasarkan data, ada 189 orang di dalam pesawat Lion Air JT 610, yang terdiri dari kru dan penumpang. Basarnas menetapkan pencarian tahap pertama korban dan pesawat Lion Air JT 610 selama 7 hari. 

Jakarta, SJB - Basarnas mengatakan kemungkinan besar seluruh penumpang pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, tewas.

"Prediksi saya itu sudah tidak ada yang selamat. Karena korban yang ditemukan saja beberapa potongan tubuh saja sudah tidak utuh," kata Dirops Pencarian dan Pertolongan Basarnas Brigjen Marsekal Bambang Suryo Aji di kantornya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/10/2018). 

Berdasarkan data, ada 189 orang di dalam pesawat Lion Air JT 610, yang terdiri dari kru dan penumpang. 

"Kemungkinan sekali jumlah 189 itu sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya. 

Bambang menegaskan pihaknya akan memfokuskan evakuasi korban terlebih dahulu dengan penyelaman. 

"Prioritas aman kami evakuasi dulu," ujarnya. Sementara itu, Basarnas menetapkan pencarian tahap pertama korban dan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang selama 7 hari. Korban yang ditemukan akan dibawa ke posko Basarnas yang ada di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Lalu korban akan dibawa ke RS Polri Kramat jati.

.

Berikut daftar 181 penumpang Lion air Jt-610 tersebut:
1. Rang Adiprana
2. Vivian Afifa
3. Indra Bayu Aji
4. Firmansyah Akbar
5. Wahyu Alldila
6. Resky Amalia
7. Restia Amelia
8. Muhammad Andrian
9. P. Anggrimulja
10. Dede Angraini
11. Liu Anto
12. Vicky Ardian
13. Arfiyandi
14. Reni Ariyanti
15. Riyan Aryandi
16. Chairul Aswan
17. Paul Ayorbaba
18. Fauzan Azima
19. Naqiya Azmi
20. Berly Boen
21. Adoni Bongkal
22. Matth Bongkal
23. Hari Budianto
24. Ar. Budiastuti
25. Ken Cannavaro
26. Liu Chandra
27. Fe Christanto
28. Ariska Cici
29. Dadang
30. Nursi Damanik
31. Dia Damayanti
32. Dary Daryanto
33. Janu Daryoko
34 . Prato Dewanto
35. Inayah Dewi
36. Jannatun Dewi
37. Sui Di
38. Dolar
39. Dony
40. Dwinanto
41. Abdul Efendi
42. Capt. Efendi
43. Jan Efriyanto
44. Sri Endang
45. Eryanto
46. Xhe Fachridzi
47. Mohammad Fadillah
48. Der Febrianto
49. Filzaladi
50. Fiona Ayu Zen

51. Trie Gautama
52. Achmad Hadi
53. Tri Hafidzi
54. Fifi Hajanto
55. Ibnu Hantoro
56. Hardy
57. Fais Harharah
58. Darw Harianto
59. Har Harwinoko
60. Chandra Hasan
61 Has Hasnawati
62. Hedy
63. Hendra
64. Herju Herjuno
65. Dewi Herlina
66. Henny Heuw
67. Ambo Malis HM
68. A Innajatullah
69. Dicky Jatnika
70. Ervin Jayanti
71. Muhammad Jufri
72. Tami Julian
73. Juma Jumalih
74. HK Junaidi
75. Dodi Junaidi
76. Vera Junita
77. Karmin Karmin
78. Y Kartikawati
79. Kasan
80. Tesa Kausar
81. Abdul Khaer
82. Sui Khiun
83. Khotijah
84. Chandra Kirana
85. Ariauw Komardy
86. Igan Kurnia
87. Mariya Kusum
88. Liany
89. Linda
90. Luhba Toruan
91. Mahheru
92. Andr Mangredi
93. Martono
94. Sekar Maulana
95. Mito
96. Moejiono
97. Monni
98. Msyafii
99. Akma Mugnish
100. Murdiman

101. Murita
102. .Muhammad Nasir
103. Njat Ngo
104. Nie Nie
105. Zulva Ningrum
106. NoeGrohantoro
107. Noorviantoro
108. Agil Nugroho
109. Hesti Nuraini
110. Joyo Nuroso
111. Nurramdhani
112. Onggomardoyo
113. Yoga Perdana
114. Chris Prabowo
115. Riwan Pranata
116. Rio Pratam
117. Junior Priadi
118. Ruslian Purba
119. Puspita Putri
120. Fatikah Putty
121. N Rabagus
122. Shan Ramadhan
123. Ruma Ramadhan
124. Muchta Rasyid
125. Ema Ratnapuri
126. Rebiyanti
127. Nur Rezkianti
128. Rijalmahdi
129. Muhammad Riyadi
130. Imam Riyanto
131. Akhim Rokhmana
132. Romhan Sagala
133. Sah Sahabudin
134. Martua Sahata
135. Ubaidi Salabi
136. Nikky Santoso
137. Yunit Sapitri
138. Mawar Sariati
139. Ase Saripudin
140. Hi Saroinsong
141. Sas Sastiarta
142. Rudolf Sayers
143. Nata Setiawan
144. Cosa R Shabab
145. Shella
146. Sian
147. Man Sihombing
148. Yul Silvianti
149. Nu Sitharesmi
150. Nia Soegiyono

151. Rizal S. Putra
152. Mack Stanil
153. Eka M Suganda
154. Rank Sukandar
155. Idha Susanti
156. Rober Susanto
157. Wahyu Susilo
158. Eko Sutanto
159. Eling Sutikno
160. Sya Syahrudin
161. Hendra Tanjaya
162. Tan Mr Toni
163. Trianingsih
164. Maria Ulfah
165. Bambang Usman
166. Verian Utama
167. Miche Vergina
168. Wanto
169. Wendy
170. Radik Widjaya
171. Krisma Wijaya
172. Daniel Wijaya
173. Andr Wiranofa
174. Witaseriani
175. Wulurastuti
176. Nicko Yogha
177. Reo Yumitro
178. Yuniarsi
179. Yunita
180. Bayi 1
181. Bayi 2


Selain 181 penumpang, pesawat itu juga membawa 7 kru. Berikut daftar pilot dan awak kabin pesawat nahas tersebut berdasarkan data Kemenhub:


1. Bhavve Suneja (Pilot)
2. Harvino (Co-pilot)
3. Shintia Melina (Supervisi pramugari)
4. Citra Novita Anggelia Putri (Pramugari)
5. Alfiani Hidayatul Solikah (Pramugari)
6. Fita Damayanti Simarmata (Pramugari)
7. Mery Yulyanda (Pramugari).


Sumber: BSC

Kapolda Jadi Irup Hari Sumpah Pemuda di Kantor Gubernur Jambi

Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS MH saat menjadi irup Hari Sumpah Pemuda ke 90 tahun 2018 di lapangan Kantor Gubernur Jambi, Senin (29/10/2018).

Jambi, SJB-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90 tahun 2018, Senin pagi (29/10/2018). Kapolda Jambi Irjen Pol Muclis AS MH bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara hari Sumpah Pemuda Ke 90 diikuti oleh unsur Forkopimda Provinsi Jambi, kepala organisasi perangkat darah (OPD) Pemprov Jambi, pelajar, dan mahasiswa, dan organisasi kepemudaan.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kapolda Jambi menyampaikan, peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90 tahun ini mengambil tema "Bangun Pemuda, Satukan Indonedia".

"Dengan tema ini, kita ingin membangun pemuda yang beriman dan bertaqwa, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan," ujar Imam.

Dalam sambutannya Imam juga menginginkan agar pemuda Indonesia menjadi pemuda yang maju, berkarakter, dan berdayasaing. Selain itu, juga mampu membuka pandangan keluar guna menyongsong masa depan yang lebih baik.

Imam juga mengajak seluruh pemuda untuk ikut menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2019. Dikatakan Imam, pemuda harus berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2019.

"Peran pemuda untuk menyukseskan Pemilu amat sangat dibutuhkan. Partisipasi aktif perlu ditingkatkan," katanya.

Deklarasi Merah Putih
Kirab Merah Putih.
Pada kesempatan itu, Kapolda Jambi Irjen Pol Muclis AS juga melaksanakan Deklarasi Merah Putih yang diikuti seluruh peserta upacara.

"Siapa kita?" kata Muchlis, "Indonesia," jawab seluruh peserta upacara.

"NKRI?" lanjut Muchlis, "Harga mati," jawab seluruh peserta upacara.

Usai pembacaan deklarasi, Kapolda Jambi, unsur Forkopimda, beserta seluruh peserta upacara mengikuti Kirab Merah Putih.(SJB)

Wali Kota Jambi Pimpin Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-90

Wali Kota Jambi DR. H.Syarif Fasha, ME pimpin peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 Tahun 2018, bertempat di Lapangan Balaikota Jambi, Senin (29/10/2018) pagi.Humas
Jambi, SJB-Wali Kota Jambi DR. H.Syarif Fasha, ME pimpin peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 Tahun 2018, bertempat di Lapangan Balaikota Jambi, Senin (29/10/2018) pagi.(JKP-Humas)








Wali Kota Jambi Pimpin Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-90 .


Wali Kota Jambi Buka MTQ Ke 49 Tingkat Kota Jambi

Wali Kota Jambi DR. H.Syarif Fasha, ME buka secara resmi perhelatan MTQ ke-49 Tingkat Kota Jambi bertempat di Danau Teluk, Kecamatan Danau Teluk, Sabtu (27/10/2018). Humas
Jambi, SJB-Wali Kota Jambi DR. H.Syarif Fasha, ME buka secara resmi perhelatan MTQ ke-49 Tingkat Kota Jambi bertempat di Danau Teluk, Kecamatan Danau Teluk, Sabtu (27/10/2018).

Rangkaian kegiatan Semarak Muharram 1440 H, Pemerintah Kota Jambi mencapai puncaknya. Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-49 Tahun 2018 Tingkat Kota Jambi, menandai akhir dari seluruh rangkaian semarak peringatan tahun baru umat muslim di Kota Jambi.

Bertempat di Lapangan Kantor Lurah Olak Kemang, di tepian Danau Teluk, Sabtu malam (27/10), Wali Kota Jambi Syarif Fasha, membuka perhelatan akbar MTQ Tingkat Kota Jambi di tahun 2018.

Pemukulan bedug menandai dimulainya ajang unjuk kebolehan para pejuang Al-Quran dari seluruh penjuru Kota Jambi.

Ada yang unik pada MTQ ke 49 tingkat Kota Jambi kali ini. Karena ada satu lukisan tiga dimensi. Dimana lukisan tersebut seperti menggambarkan suasana tepat di Depan masjid yang megah dan mewah. Padahal itu hanyalah lukisan tiga dimensi.

Ribuan warga Kota Jambi tampak antusias memadati arena utama MTQ. Upacara pembukaan juga ditandai dengan pengibaran bendera MTQ oleh Paskibraka, selain itu penampilan tarian kolosal pelajar se-Kecamatan Danau Teluk-Pelayangan, menambah meriahnya pembukaan event tahunan syiar Al-Quran di Kota Jambi itu.

Wali Kota Jambi Syarif Fasha menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Kecamatan Danau Teluk dan segenap warga Jambi Kota Seberang yang sangat luar biasa mendukung perhelatan tersebut.

Jambi Kota Seberang adalah serambi Mekahnya Provinsi Jambi. Disini lahir berbagai ulama, guru besar, dan berbagai madrasah pesantren tertua di Jambi. Itu menandakan bahwa nuansa religi sangat kental dan terasa begitu kuat disini. Tidak salah kiranya acara pembukaan malam ini begitu terasa khidmat dan auranya begitu sakral.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Camat beserta jajaran dan segenap warga kecamatan Jambi Kota Seberang yang sangat luar biasa dengan ikhlasnya mendukung perhelatan akbar ini. Semoga Allah SWT memberikan ganjaran amal ibadah berlipat bagi kita semua," sebut Fasha.

Wali Kota Fasha turut pula menjelaskan hakikat utama diselenggarakannya MTQ diberbagai jenjang di Kota Jambi.(JKP-Humas)





  


Ini Daftar Identitas Penumpang Pesawat Lion Ait JT-610 Yang Jatuh di Teluk Karawang Jabar

Data rekaman radar Flightradar24 penerbangan Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang. ( Foto: Flightradar24 )

Pesawat Lion Air hilang kontak pukul 06.33 WIB.

Jakarta, SJB - Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Muhammad Syaugi mengonfirmasi pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610, jatuh. Hal tersebut disampaikannya dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (29/10/2018). 

Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.20 WIB dan hilang kontak pukul 06.33 WIB. Pesawat tersebut dijadwalkan mendarat di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, pukul 07.10 WIB. 

Teregistrasi Agustus 2018

Saksi melihat pesawat Lion Air diduga jatuh di sekitar Tanjung Karawang. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemhub) Pramintohadi Soekarno membenarkan telah terjadi hilang kontak terhadap pesawat Lion Air dengan registrasi PK-LQP nomor penerbangan JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang. Pesawat hilang kontak sekitar pukul 06.33 WIB pada posisi : 05 48.934 S 107 07.384 E dan Radial : 40.21 degree / 23.81 NM.

Pesawat membawa 178 penumpang dewasa, satu anak dan dua bayi. Awak pesawat terdiri dari dua penerbang dan lima awak kabin. PIC Capt Bhavve Suneja dan SIC Harvino.
Sejumlah barang yang diduga milik penumpang pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang ditemukan awak kapal Pertamina di dekat Blok ONWJ Pertamina, perairan Karawang, Jawa Barat, 29 Oktober 2018. Pesawat yang membawa 178 penumpang tersebut hilang kontak 13 menit setelah lepas landas. ( Foto: Istimewa )
Menurut Pramintohadi, pesawat mempunyai certificate of registration issued 15/08/2018 expired 14/08/2021. Certificate of air worthiness issued 15/08/2018 expired 14/08/2019. "Telah diterima informasi dari vts Tanjung Priok atas nama bapak Suyadi, tug boat AS JAYA II (rute : Kalimantan Selatan - Marunda) melihat pesawat Lion Air diduga jatuh di sekitar Tanjung Karawang, Karawang, Jabar," ujar Pramintohadi, Senin (29/10/2018).

Menurut Pramintohadi, saat ini tengah dilakukan pencarian pesawat tersebut oleh tim dari Basarnas. Rescuer Kansar Jakarta dan RIB 03 Kansar Jakarta bergerak ke lokasi koordinat kejadian untuk melakukan operasi SAR. "Saat ini telah dibentuk crisis center di Terminal 1 B bandara Soekarno Hatta dan Bandara Depati Amir Pangkal Pinang untuk keluarga penumpang," ujar Pramintohadi.

Pilot Lion Air JT 610 Punya 6.000 Jam Terbang

Pesawat dikomandoi Capt. Bhavye Suneja yang telah memiliki lebih dari 6.000 jam terbang. PK-LQP jenis Boeing 737 MAX 8 baru dioperasikan Lion Air sejak 15 Agustus 2018. Lion Air membuka crisis center di nomor telepon 021-80820000.

Penerbangan Lion Air nomor penenerbangan JT 610 dengan rute penerbangan Cengkareng menuju Pangkalpinang mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pukul 06:20 WIB menuju Pangkalpinang. Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5’49.052” E 107’ 06.628” (sekitar Karawang).

"Pesawat mengangkut 178 penumpang dewasa satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro, Senin (29/10/2018).

Berikut daftar 181 penumpang Lion air Jt-610 tersebut: 

1. Rang Adiprana 
2. Vivian Afifa 
3. Indra Bayu Aji 
4. Firmansyah Akbar 
5. Wahyu Alldila 
6. Resky Amalia 
7. Restia Amelia 
8. Muhammad Andrian 
9. P. Anggrimulja 
10. Dede Angraini 
11. Liu Anto 
12. Vicky Ardian 
13. Arfiyandi 
14. Reni Ariyanti 
15. Riyan Aryandi 
16. Chairul Aswan 
17. Paul Ayorbaba 
18. Fauzan Azima 
19. Naqiya Azmi 
20. Berly Boen 
21. Adoni Bongkal 
22. Matth Bongkal 
23. Hari Budianto 
24. Ar. Budiastuti 
25. Ken Cannavaro 
26. Liu Chandra 
27. Fe Christanto 
28. Ariska Cici 
29. Dadang 
30. Nursi Damanik 
31. Dia Damayanti 
32. Dary Daryanto 
33. Janu Daryoko 
34 . Prato Dewanto 
35. Inayah Dewi 
36. Jannatun Dewi 
37. Sui Di 38. Dolar 
39. Dony 
40. Dwinanto 
41. Abdul Efendi 
42. Capt. Efendi 
43. Jan Efriyanto 
44. Sri Endang 
45. Eryanto 
46. Xhe Fachridzi 
47. Mohammad Fadillah 
48. Der Febrianto 
49. Filzaladi 
50. Fiona Ayu Zen 
51. Trie Gautama 
52. Achmad Hadi 
53. Tri Hafidzi 
54. Fifi Hajanto 
55. Ibnu Hantoro 
56. Hardy 
57. Fais Harharah 
58. Darw Harianto 
59. Har Harwinoko 
60. Chandra Hasan 
61 Has Hasnawati 
62. Hedy 
63. Hendra 
64. Herju Herjuno 
65. Dewi Herlina 
66. Henny Heuw 
67. Ambo Malis HM 
68. A Innajatullah 
69. Dicky Jatnika 
70. Ervin Jayanti 
71. Muhammad Jufri 
72. Tami Julian 
73. Juma Jumalih 
74. HK Junaidi 
75. Dodi Junaidi 
76. Vera Junita 
77. Karmin Karmin 
78. Y Kartikawati 
79. Kasan 
80. Tesa Kausar 
81. Abdul Khaer 
82. Sui Khiun 
83. Khotijah 
84. Chandra Kirana 
85. Ariauw Komardy 
86. Igan Kurnia 
87. Mariya Kusum 
88. Liany 89. Linda 
90. Luhba Toruan 
91. Mahheru 
92. Andr Mangredi 
93. Martono 
94. Sekar Maulana 
95. Mito 
96. Moejiono 
97. Monni 
98. Msyafii 
99. Akma Mugnish 
100. Murdiman 
101. Murita 
102. Muhammad Nasir 
103. Njat Ngo 
104. Nie Nie 
105. Zulva Ningrum 
106. NoeGrohantoro 
107. Noorviantoro 
108. Agil Nugroho 
109. Hesti Nuraini 
110. Joyo Nuroso 
111. Nurramdhani 
112. Onggomardoyo 
113. Yoga Perdana 
114. Chris Prabowo 
115. Riwan Pranata 
116. Rio Pratam 
117. Junior Priadi
118. Ruslian Purba 
119. Puspita Putri 
120. Fatikah Putty 
121. N Rabagus 
122. Shan Ramadhan 
123. Ruma Ramadhan 
124. Muchta Rasyid 
125. Ema Ratnapuri 
126. Rebiyanti 
127. Nur Rezkianti 
128. Rijalmahdi 
129. Muhammad Riyadi 
130. Imam Riyanto 
131. Akhim Rokhmana 
132. Romhan Sagala 
133. Sah Sahabudin 
134. Martua Sahata 
135. Ubaidi Salabi 
136. Nikky Santoso 
137. Yunit Sapitri 
138. Mawar Sariati 
139. Ase Saripudin 
140. Hi Saroinsong 
141. Sas Sastiarta 
142. Rudolf Sayers 
143. Nata Setiawan 
144. Cosa R Shabab 
145. Shella 
146. Sian 
147. Man Sihombing 
148. Yul Silvianti 
149. Nu Sitharesmi 
150. Nia Soegiyono 
151. Rizal S. Putra 
152. Mack Stanil 
153. Eka M Suganda 
154. Rank Sukandar 
155. Idha Susanti 
156. Rober Susanto 
157. Wahyu Susilo 
158. Eko Sutanto 
159. Eling Sutikno 
160. Sya Syahrudin 
161. Hendra Tanjaya 
162. Tan Mr Toni 
163. Trianingsih 
164. Maria Ulfah 
165. Bambang Usman 
166. Verian Utama 
167. Miche Vergina 
168. Wanto 
169. Wendy 
170. Radik Widjaya 
171. Krisma Wijaya 
172. Daniel Wijaya 
173. Andr Wiranofa 
174. Witaseriani 
175. Wulurastuti 
176. Nicko Yogha 
177. Reo Yumitro 
178. Yuniarsi 
179. Yunita 
180. Bayi 1 
181. Bayi 2 
Selain 181 penumpang, pesawat itu juga membawa 7 kru. Berikut daftar pilot dan awak kabin pesawat nahas tersebut berdasarkan data Kemenhub: 
1. Bhavve Suneja (Pilot) 
2. Harvino (Co-pilot) 
3. Shintia Melina (Supervisi pramugari) 
4. Citra Novita Anggelia Putri (Pramugari) 
5.Alfiani Hidayatul Solikah (Pramugari) 
6.Fita Damayanti Simarmata (Pramugari) 
7. Mery Yulyanda (Pramugari).

(SJB-Berbagaisumber)

Cari Blog Ini

lcki

lcki
dirgahayu Provinsi jambi

berita

berita