Harga Kopra dan Pinang Anjlok

Gambar Pinang sedang di jemur dipelataran Gudang  salah seorang Penampung
Tanjabtim, SJB -  Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Jambi, mayoritas warganya petani Kelapa dan Pinang. Namun sayang, belakangan ini harga Kopra dan Pinang yang merupakan andalan bagi petani anjlok. Petani Kelapa dan Pinang jadi resah, tak tahu musti harus bagai mana. Berharap kepada Pemerintah dapat memberikan solusinya.

Kepada SJB, salah seorang petani di Desa Mendahara Tengah Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjabtim mengatakan bahwa, anjloknya harga kopra dan pinang belakangan ini, membuat para petani jadi risau. " Saya berharap kiranya Pemerintah dapat memberikan solusinya" ujar Usman salah seorang petani kelapa dan Pinang.

LAIMAK  yang merupakan salah seorang tokoh masyarakat di Kecamatan Mendahara mengatakan bahwa,  Kabupaten Tanjabtim tersebut penduduknya mayoritas  bekerja sebagai petani  kelapa dan pinang serta nelayan yang tersebar di 93 Desa 11 Kecamatan. Anjloknya harga kopra dan pinang tersebut, para petani berharap harganya bisa kembali normal.

Sebab menurut beberapa petani mengaku bahwa,  jika harga  pinang sebelumnya mencapai Rp 12.000,-/kg, sementara saat berita ini dibuat, hanya Rp 6.000,-/kg. Sedangkan harga kopra saat ini hanya Rp 250.000 perkuintalnya yang sebelumnya seharga Rp. 400.000,-perkuintal.
( A. RACHMAN).

Cari Blog Ini

lcki

lcki
dirgahayu Provinsi jambi

berita

berita