1 Juni Memperingati Hari Lahirnya Pancasila

GARUDA PANCASILA.
Jambi, SJB-Memperingati Hari Lahirnya Pancasila tanggal 1 Juni 2018 ini, mari kita mencoba merenungkan tentang kisah dan kejadian yang sudah berlalu.

Sudah saatnya kita membangun kebersamaan dan kesetiaan, untuk membangun Negara Republik Indonesia yang telah kita nikmati berpuluh tahun.

Maka kita seharusnya membangun perobahan untuk meningkatkan pembangunan untuk meningkatkan pola dorongan terhadap Pemerintah untuk membangun, insprastruktur, pendidikan, kesehatan, pangan, sarana air bersih, penerangan lampu, dan telekomunikasi, serta membangun kehidupan masyarakat, menuju sejahtera.

Ketika Presiden pertama Bungkarno, Hatta yang mencoba memperjuangkan NKRI sampai menaikkan bendera Merah Putih pertanda Merdeka  sangatlah kita kagumi perjuangan itu.

Namun dari tahun ketahun berjalan, selalu ada goncangan politik, saling menjatuhkan, dan saling menghujat, tetapi semuanya gerakan itu tidak ada yang menguntungkan Rakyat dan Negara.

Bahkan yang terjadi adalah tidak saling memahami, kurangnya paham, sehingga terjadi kesalahpahaman yang berkepanjangan. Lalu apa yang kita lakukan, hendaknyalah kita bangun kebersamaan, untuk meningkatkan Pembangunan NKRI dan Perekonomian secara bersama sama, sehingga NKRI semakin bangkit.

Kini adalah tahun Politik, boleh saja ambisi dan kepentingan tetapi kita harusnya membangun budaya dan etika yang saling menghargai dan membangun dengan kebersamaan.

Jika hal ini kita awali dan diciptakan NKRI akan dapat menempatkan perekonomian yang sejajar dengan Negara maju.

Indonesia yang terkenal dengan Sumber Daya Alam (SAD), serta lautan yang luas, sebaiknya kita bangun bersama untuk membangun NKRI dimasa yang akan datang.

Oleh karena itu, mari kita hindari jalankan pertarungan antara Politik dan Hukum dengan elegan dan bermartabat. Jika hal ini tidak kita bangun bersama sama, kondisi tetap akan ada perdebatan yang tidak sehat.

Lalu hendaknya hukum ditegakkan, dan politik hanya dapat dilakukan disaat pilkada,Pilgub,dan Pilpres dan ada wakunya diuji yaitu setelah berakhir periode.

Maka untuk periode kedua silahkan dilakukan politik untuk merebut kursi pimpinan, serta menghargai hak suara rakyat setelah terpilih, mari kita dukung yang menang sebagai pemimpin kita.
 
Menurut catatan, hampir setiap tahun anggaran terjadi silang pendapat, serta terjadi operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK. 

Kenapa bisa terjadi hal tersebut, kemungkinan ada kepentingan dan kebutuhan. Sebaiknya kepentingan dan kebutuhan boleh saja dilakukan asalkan jangan terjerat hukum.

Jika diamati beberapa kejadian seperti di Jambi terjadi OTT oleh KPK, hanya karena beda pendapat dan ada kepentingan sehingga harus berurusan dengan hukum.

Mari kita renungkan perjuangan Pemimpin kita yang terdahulu cukup banyak pengorbanan, namun setelah kita merdeka, bahkan yang terjadi adalah kekuasaan politik, tanpa memahami kepedulian rakyat, kami mengajak mari kita renungkan Hari Lahirnya Pancasila.(JKP) 

Cari Blog Ini

lcki

lcki
dirgahayu Provinsi jambi

berita

berita