Tertidur 24 Hari, Gilang Mulai Membuka Mata

Gilang Tama Alfarizi, bocah berusia 4,5 tahun masih tertidur dalam waktu sangat lama. ( Foto: Beritasatu Photo / Arnold Sianturi )
Tim medis masih meneliti penyakit Gilang, apalagi tertidur sampai sangat lama. Gilang sudah mulai membuka matanya meski hanya sebentar.

Deli Serdang, SJB - Kondisi kesehatan Gilang Tama Alfarizi, bocah berusia 4,5 tahun yang tertidur selama 24 hari, berangsur-angsur mulai memperlihatkan tanda-tanda positif setelah kembali menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

"Secara fisik, Gilang sudah mulai membuka matanya meski hanya sebentar. Semoga ini merupakan perubahan yang lebih baik untuk kesehatan Gilang. Setelah membuka mata, Gilang tertidur lagi," ujar Kepala Bidang Layanan dan Perawatan RSU Deli Serdang, dr Erlinda Yani, Kamis (20/12/2018).

Buah hati pasangan Sandi Syahputra dan Prili Mahdania (24), warga Jl Masjid Dua Gang Rukun, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang tersebut, masih menjalani perawatan intensif. Tim medis masih meneliti penyakit Gilang, apalagi tertidur sampai sangat lama.

"Gilang membuka mata sekitar 60 detik. Dia juga bisa merespon apa yang disampaikan kepadanya. Gilang memberikan tanda dengan menganggukkan kepalanya saat diajak bicara oleh ibunya. Setiap perkembangan atas kesehatannya terus dipantau," katanya.

"Sudah ada tim medis yang dibentuk khusus menangani kesehatan Gilang. Penyebab dia tertidur dalan waktu lama masih diteliti. Selama ini, Gilang diduga mengalami penurunan kesadaran," jelasnya.

Orangtua Gilang, Sandi Syahputra dan Prili Mahdania (24), saat ditemui rumahnya di Jl Masjid Dua Gang Rukun, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), menyebutkan, tidak ada tanda keanehan sebelum anaknya itu tertidur lama.

"Persisnya di Hari Minggu, 26 November 2018 kemarin, anak pertama kami ini masih terlihat ceria saat bermain-main di rumah. Kami tidak melihat ada keanehan dalam diri Gilang, apalagi pada malam hari, kami masih bersama menonton acara televisi," ujar ibu Gilang, Prili Mahdania, Selasa (18/12/2018).

Prili mengaku sudah mengajak anaknya tersebut untuk tidur. Namun, bocah tersebut mengaku belum mengantuk. Gilang menyampaikan mau tidur sama ayahnya, Sandi Syahputra. Sekitar pukul 23.00 WIB, merupakan awal Gilang tertidur. Setelah itu, bocah itu tidak sadarkan diri lagi.

Keesokan harinya, Senin (27/11) sekitar pukul 10.00 WIB, Sandi Syahputra pun membangunkan anaknya yang masih tidur. "Gilang bangun. Bangun Gilang. Mandi," kata Sandi Syahputra kepada anaknya tersebut. Saat itu, Gilang masih bisa tersadar dan menjawab panggilan ayahnya.

"Nanti, masih ngantuk," balas Gilang. Ketika itu, kedua orangtuanya masih melihat Gilang menguap dan kembali tidur. Sandi dan Prili semakin heran karena sampai, Selasa (28/11/2018), Gilang masih tertidur juga. Saat dibangunkan, Gilang masih sempat terbangun sejenak. Namun, dia kembali tertidur lagi.

"Di hari ketiga, Gilang tidak lagi menjawab saat dibangunkan. Namun, Gilang masih terlihat menggerakkan tangan dan kakinya. Matanya saja yang terpejam. Kondisi ini membuat kami menjadi cemas, kemudian membawanya berobat ke RSU Deli Serdang. Dia dirawat selama 14 hari," sebut Prili.(*)



Sumber: Suara Pembaruan

Cari Blog Ini

lcki

lcki
dirgahayu Provinsi jambi

berita

berita