![]() |
| Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad (kiri) dan Liliyana Natsir berusaha mengembalikan kok ke ganda campuran Jepang Takuro Hoki dan Wakana Nagahara saat pertandingan perempat final Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, 25 Januari 2019. Owi/Butet ke semifinal setelah menang 21-16 21-14. ( Foto: Antara / Hafidz Mubarak A ) |
Jakarta, SJB - Atlet bulutangkis Liliyana Natsir memutuskan gantung raket seusai mengikuti Indonesia Masters 2019. Butet, begitu panggilan akrab Liliyana pensiun pada usia 33 tahun. Menanggapi itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai, dunia olahraga Indonesia tentu merasa kehilangan Liliyana.
“Indonesia sangat kehilangan atas pensiunnya Liliyana Natsir atau Butet,” kata Jokowi kepada wartawan seusai menerima Liliyana di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/1/2019).
Presiden menuturkan, publik tentu telah mengetahui persis berbagai torehan prestasi perempuan asal Manado itu. Misalnya, dalam Olimpiade 2016, kejuaraan dunia bulutangkis, termasuk All England. Jokowi juga menyatakan, pebulutangkis muda Indonesia semestinya dapat mengikuti jejak Liliyana.
“Prestasi ini yang harus dijadikan inspirasi. Nilai-nilai sebuah prestasi bagi pemain-pemain bulutangkis yang masih junior, yang masih muda-muda, untuk bisa berprestasi seperti Butet, Liliyana Natsir,” ujar Presiden.
Liliyana didampingi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi saat bertemu Jokowi. “Mohon arahan dari Pak Jokowi setelah ini mungkin jika saya dibutuhkan untuk membantu memotivasi adik-adik, menjadi inspirasi untuk adik-adik. Saya siap untuk ke sana,” ujar Liliyana.(*)
Sumber: Suara Pembaruan
