Pemilu
2019 tinggal menghitung hari lagi. Untuk mengantisipasi adanya kecurangan, Badan
Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi tingkatkan pengawasan antisipasi
kecurangan pada pemilu 2019. Salah satu potensi kecurangan pemilu yang mendapat
perhatian khusus Bawaslu Jambi adalah politik uang melalui "serangan
fajar" beberapa saat menjelang pemungutan suara pemilu 17 April 2019
Mndatang.
Praktik
politik uang melalui serangan fajar menjadi prioritas pengawasan bagi Pihak
bawaslu. “Untuk mencegah politik uang tersebut, kami menerjunkan sekitar 14.605
orang pengawas. Pengawasan dilakukan hingga ke Tempat Pemungutan Suara (TPS),”
kata Komisioner Bawaslu Provinsi Jambi, Fachrul Rozi di Jambi.
Lebih
lanjut Fachrul Rozi mengatakan, pihaknya akan fokuskan pengawasan dan patroli
pemilu guna membatasi ruang gerak para tim pemenangan calon legislatif dan
calon presiden melakukan kecurangan pada pemilu 2019, khususnya serangan fajar.
Patroli
pencegahan politik uang tersebut juga akan dilakukan di tingkat provinsi,
Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga ke TPS-TPS di desa, dan Kelurahan. Bawaslu Jambi juga akan mengerahkan seluruh
kekuatan untuk memperketat pengawasan mencegah terjadinya politik uang.
“Seluruh
pengawas yang dikerahkan akan mengawasi praktik politik uang tersebut dan akan
saling berkoordinasi, khususnya mulai masa tenang hingga pemungutan
suara,”katanya.
(Asido
Girsang)
