![]() | |
| Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum ber photo bersama |
Jambi, SJB.
Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum imbau
masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan, memelihara harmoni ditengah
keberagaman masyarakat. Imbauan tersebut dikemukakannya dalam Pesta Peresmian
Persiapan Resort dan Penggalangan Dana untuk Pembangunan Gereja HKBP Syalom
Jambi, di halaman Gereja HKBP Syalom Jambi, Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo,
Kota Jambi, Minggu 7 April 2019.
Gubernur menyatakan, kondisi yang rukun akan
mendorong terciptanya situasi yang aman, dan kerukunan dan keamanan tersebut
sangat dibutuhkan dalam pembangunan, dimana program pembangunan bisa
dilaksanakan dalam kondisi/situasi yang aman. Situasi rukun dan aman, lanjut
Fachrori, bukan hanya tugas pemerintah dan aparat kemanan, tetapi juga tanggung
jawab seluruh penduduk.
Fachrori mengapresiasi pembangunan gereja HKBP
Syalom Kota Jambi, sebagai bagian dari pembangunan kerohanian/keagamaan.
Fachrori menjelaskan, agama sebagai landasan moral dan etika merupakan faktor
yang sangat penting mendorong terbentuknya masyarakat beradab, yang damai,
adil, sejahtera, dan bermartabat. Dan, agama juga menjadi faktor penting dalam
membangun watak, kepribdadian, dan kesalehan bagi umat manusia.
“Pembangunan bidang agama merupakan upaya untuk
memenuhi salah satu hak dasar rakyat, yaitu hak untuk memeluk agamanya
masing-masing dan untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya itu,
sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945,” ujar Fachrori.
Lebih lanjut Fachrori menjelaskan bahwa Pemerintah
Provinsi Jambi terus berupaya meningkatkan pembangunan bidang agama, yang
diarahkan pada peningkatkan keimanan, ketaqwaan, dan kesejahteraan umat
beragama. “Upaya itu dapat dilakukan melalui peningkatan kualitas pelayanan dan
pemahaman keagamaan, serta memberikan kemudahan bagi umat beragama dalam
menjalankan ibadahnya. Karena itu, pembangunan bidang agama juga mencakup
dimensi kerukunan-kerukunan hidup antar umat beragama, yang mendukung
peningkatan saling percaya dan harmoni diantara mereka. Dimensi kerukunan itu
sangat penting dalam rangka membangun persatuan dan ikatan yang kuat diantara
masyarakat dan bangsa kita yang majemuk,” lanjut Fachrori.
“Kita sungguh ingin memelihara keharmonisan dan
kerukunan dalam kehidupan antar umat beragama di Provinsi Jambi yang kita
cintai ini, masing-masing pemeluk agama harus dapat saling menghormati dan
saling menghargai satu sama lain, dengan cara itu, akan tercipta ketenteraman
dan kedamaian, lahir dan batin. Dan dengan cara itu pula, konflik, permusuhan,
dan kekerasan yang hanya menghancurkan nilai-nilai agama itu sendiri, akan
dapat kita cegah secara bersama,” jelas Fachrori.
Pada kesempatan tersebut, Fachrori memberikan
bantuan pribadi untuk pembangunan gedung gereja HKBP Syalom Jambi sebesar
Rp5.000.000. “Meskipun berbeda agama, pada dasarnya kita semuanya bersaudara,”
ungkap Fachrori.
Sebelumnya, pimpinan HKBP Distrik XXV Jambi,
Pendeta Hattus Hutapea,S.Th,M.Th mengatakan, pengurus dan jemaat HKBP Jambi
sangat mengapresiasi kedatangan Gubernur Jambi ke acara tersebut, dan berharap
agar kedatangan Gubernur Jambi bisa meambah semangat jemaat HKBP Jambi.
Hattus mengucapkan terimakasih atas izin
pembangunan Gereja HKBP Syalom Jambi yang diberikan oleh pemerinta. “Dalam data
base kami, dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi, hanya di Kabupaten
Kerinci yang belum ada gereja HKBP. Jemaat HKBP di Provinsi Jambi 44.800 jiwa,”
ujar Hattus.
Hattus menyatakan, popoluasi HKBP semakin maju
karena keterbukaan masyarakat Provinsi Jambi menerima tanpa mempermasalahkan
perbedaan latar belakang SARA, dan hal tersebut termasuk juga upaya dari
pemerintah untuk membangun toleransi.
Hattus menegaskan bahwa HKBP sangat mendukung
program Pemerintah Provinsi Jambi. “HKBP sangat mendukung program Pemerintah
Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi,” tegas Hattus
Hutapea. (JKP)
