![]() |
| Ornamen Patung Burung Garuda Putih, bertengger di ketinggian tiga meter di atas pagar, menarik perhatian warga untuk berselfie ria. |
JAMBI, SJB - Sejak dua bulan belakangan sejumlah
ornamen di Markas Korem 042/Gapu Jambi, di kawasan Sungai Putri Telanaipura
Kota Jambi disulap menjadi kental nuansa NKRI. Semula ornamen patung burung
Garuda Putih yang menjadi lambang kesatuan Korem Jambi berukuran kecil kini
berubah dua kali lipat lebih besar. Ornamen Patung Burung Garuda Putih
tersebut, bertengger di ketinggian tiga meter di atas pagar. Nuansanya bertuliskan Pengabdian Tanpa Batas, menarik simpatik masyarakat untuk mendekati ornamen tersebut. Keindahan itu semakin bertambah lagi, bagian pagar sepanjang ± 300 meter dikelilingi lampu hias berwarna merah dan putih.
"Bukan hanya membuat unik, ornamen tersebut
mulai dimanfaatkan bagi warga untuk berfoto ria pada malam hari," kata
Kapenrem 042/Gapu Mayor Inf Firdaus, Sabtu malam (27/4/2019).
Tiga meter ke dalam pagar terdapat dua ornamen
meriam yang berdiri kokoh, meriam yang sebelumnya diletakkan di halaman depan
Gedung Utama Makorem, kini letak meriam berada di tumpuan satu meter atas
halaman. Diletakkan di setiap sudut halaman, satu meriam mengarah ke selatan
dan satunya ke utara.
Meriam tersebut bukan meriam biasa yakni buatan
Belanda tahun 1848 dengan panjang 244 cm, diameter 19 cm, kaliber 100 MM dan
berat 875 Kg. Meriam tersebut peninggalan perang Belanda dengan rakyat Jambi
yang ditemukan di pinggiran Sungai Batanghari pada tahun 2005. Dalam ornamen
tersebut tertulis bahwa Meriam ini digunakan saat Belanda masuk Jambi dengan
misi perdagangan yang dilakukan oleh Tentara Belanda.
Saat itu Tentara Belanda memohon kepada Sultan
Abdul Kohar dari Kesultanan Jambi untuk mendirikan Loji atau gudang senjata di
Muara Kumpe. Kemudian Belanda menamam labu hingga merambah ke tanah rakyat
sehingga terjadi pertempuran dengan perang tak kenal damai dengan Sultan Taha
Syaifuddin pada tahun 1884 sampai 1904.
Firdaus merasa bersyukur karena Markas Korem selalu
menjadi perhatian masyarakat Jambi. Ditunjukkannya ornamen tersebut mengajak
masyarakat untuk Mencintai tanah air, negara, dan bangsa yang tidak pernah ada
kata selesai. Kemerdekaan Indonesia adalah hasil pengorbanan para pejuang
Indonesia dengan segala daya upayanya termasuk jiwa dan keluarga.
"Sepanjang hidup di atas Tanah Air Indonesia,
di situ pula cinta itu terus menerus dipupuk. Tanpa terkecuali, setiap warga
negara juga harus mengingat jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwanya
demi mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan
Pancasila," ujar Firdaus.
Disulapnya ornamen tersebut berawal dari ide
Komandan Korem Kolonel Arh Elphis Rudy yang memanfaatkan ornamen-ornamen lama
untuk disulap menjadi nuansa menarik. Danrem ingin terus mendekatkan diri
dengan masyarakat, karena Kemanunggalan TNI-Rakyat menjadi kekuatan luar biasa
dalam menjaga keutuhan NKRI.
"Supaya Masyarakat semakin tahu dan mengenal
keberadaan TNI. Dengan begitu kecintaan terhadap TNI akan tumbuh semakin besar.
Bukan hanya ornamen burung Garuda dan Meriam, sejumlah ruangan juga telah di
tata dan itu semua ide dari Danrem 042/Gapu yakni Ruangan Puskodalops dan
Ruangan Media Center dengan panjang sekitar 10 meter dan lebar 5 meter, saat
ini juga sedang dilakukan renovasi gedung Balai Prajurit yang ditargetkan
selesai setelah Hari Raya Idul Fitri," kata Firdaus.
Terpisah, ornamen menarik tersebut mendapat
sambutan positif dari masyarakat. Suasana nyaman terlihat ketika Warga
menginjakkan kakinya di Makorem tersebut. Warga yang melintas di kawasan
tersebut memilih memarkirkan kendaraannya untuk berselfie ria di
ornamen-ornamen tersebut karena paling mudah di jangkau.
"Menjadi primadona untuk menikmati hari libur
akhir pekan," kata Susilo, Warga Kota Jambi, usai mengabadikan ornamen
burung Garuda Putih dengan berselfie ria.
Warga lainnya, Wati mengaku sering melintasi
kawasan tersebut namun baru pertama kali menginjakkan kakinya di tempat ini dan
langsung terkesima. Dia meyakini, obyek ini akan menjadi salah satu tempat
andalan di Kota Jambi.
“Cocok untuk selfie, tidak kalah menariknya
pemandangan di lainnya," kata Wati.(penrem042gapu/ Ar/Liston)
