Medan, SJB.
Usai melaksanakan pengecekan persiapan terhadap
lebih dari 2.000 personil gabungan TNI-Polri yang melakukan Pengamanan Pemilu
2019 di wilayah Sumatera Utara (Sumut), pagi tadi dalam Apel Gelar Pasukan di
Lapangan Benteng Jalan Pengadilan, Medan Sumut, selanjutnya Panglima TNI
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Tito
Karnavian, didampingi Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah memberikan pengarahan
kepada personel TNI di Wisma Benteng, Medan.
Satu jam beri pengarahan dilanjutkan kunjungan ke
Mapolrestabes Medan dan ke Lanud Soewondo. Selang beberapa jam kemudian
Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan kembali ke Jakarta melalui Lanud
Soewondo dengan menggunakan pesawat.
Diberitakan sebelumnya, dalam apel tersebut,
Panglima TNI didampingi Kapolri melakukan pemeriksaan kesiapan terhadap seluruh
personel serta perlengkapan yang digunakan selama tahapan persiapan pemilu
hingga berakhirnya Pemilu 2019 yang dilaksanakan secara serentak.
Dalam pengecekan tersebut, Panglima TNI tampak
berbincang-bincang sembari memberikan semangat kepada para Babinsa yang
nantinya akan bertugas melakukan pengamanan.“Apakah semuanya (Babinsa) sudah
punya buku netralitas,” tanya Panglima TNI kepada seluruh anggota Babinsa yang
melaksanakan apel pengamanan Pemilu.
Mendengar pertayaan itu, seluruh Babinsa
menunjukkan buku netralitas di hadapan Panglima TNI dan Kapolri serta pejabat
tinggi lainnya. “Siap, sudah aja Jenderal,” Teriak para Babinsa. Panglima TNI
juga menyampaikan saat pencoblosan tugas TNI yang bermitra dengan Polri akan
berada di luar TPS dan serius untuk memantau situasi keamanan agar tetap
kondusif.
Dalam beberapa hari lagi tanggal 17 nanti kita akan
melaksankan pencoblosan, untuk itu agar Pahami, Pedomani dan tegaskan
Netralitas TNI dan Polri, laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab
untuk mengamankan serta mensukseskan Pesta Demokrasi 2019. Ini merupakan
pertaruhan nama kita sebagai TNI – Polri dalam pengamanan Pilpres ini.” tegas
Panglima TNI seraya berdialog dengan Prajurit.
Selanjutnya sebagaimana makna dari pada gelar
pasukan ini, selain memeriksa kesiapan personil Panglima TNI juga memeriksa
kesiapan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam pengamanan sebagai
bukti nyata kesiapan TNI – Polri dalam menjalankan tugas-tugas Negara.
“Pahami bahwa tugas pengamanan Pemilu serentak 2019
adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun
sekaligus menjadi amal ibadah, jalin sinergitas antara unsur Pemerintah, TNI,
Polri dan seluruh komponen masyarakat untuk mewujudkan keamanan dan kelancaran
kegiatan,” Tegas Panglima TNI.
Turut hadir dalam kegiatan ini Pangdam I/Bukit
Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah, Kapolda Sumatera Utara, Asops Panglima TNI,
Aslog Panglima TNI, Dankoor Brimob Polri, Kadiv Humas Polri, Wadanjen Kopassus,
Danlantamal I Belawan, Pangkosekhanudnas III, Danlanud Soewondo serta segenap
Pejabat TNI – Polri di Sumut. (Liston)