![]() |
| Ketua LCKI Provinsi Jambi Mappangara, HK |
Jambi, SJBNews - Tentang terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dinilai didiminasi penyebab terjadinya kebakaran faktor manusia . Pasalnya, mayoritas masyarakat membuka lahan pertanian dengan cara membakar karena mereka nilai dengan cara tersebut cukup praktis dan cepat.
Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Jambi Mappangara, HK mengatakan dalam terjadinya kebakaran hutan dan lahan ( karhutlah) banyak warga yang sengaja membakar lahannya karna merupakan salah satu solusi tercepat untuk segera bercocok tanam. Walaupun faktor cuaca juga menjadi penyebab kebakaran, namun persentasenya kecil di bandingkan dengan faktor manusia. Hal ini di ungkapkan Mapanggara usai kunjungan kerja (kungker) ke Kecamatan Geragai di hadapan para kades.
Menyinggung saat ini musim kemarau dan ternyata kita tahu bahwa faktor ekonomi masyarakat yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran yang ada di kota jambi. "Dan mereka membakar untuk membuka lahan agar bisa bercocok tanam, hal ini pemerintah harus hadir untuk mengadvokasi ekonomi masyarakat dan pendekatan serta pembinaan ekonomi masyarakat di pandang sebagai salah satu cara yang paling efektif untuk menekan angka ke bakaran lahan, di bandingkan proses pemadaman yang di lakukan oleh satgas, biaya yang di keluarkan untuk sekali tim itu tidak lah sedikit dan seharusnya biayanya bisa di alihkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan pemerintah juga harus mengedukasi masyarakat agar dapat merawat lahannya masing-masing dan memfungsikan PPL yang ada di wilayah tersebut", ungkap Mapanggara.
Penulis : MP HK
Editor : A. Rachman
Penulis : MP HK
Editor : A. Rachman
