Musyawarah Wilayah (Muswil) I Asosiasi Ahli
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi (A2K4) Indonesia Wilayah Jambi digelar.
Ketua Umum DPP A2K4-I, Ir. Lazuardi Nurdin secara resmi membuka Muswil I dan
Pelatihan CPD K3 Konstruksi. Acara tersebut diselenggarakan selama 2 (dua) hari
yakni 26 - 27 Maret 2019 di Hotel V
Jambi
Turut mendampingi ketua Umum adalah Perwakilan
Universitas Batanghari Jambi, Ketua LPJKD Provinsi Jambi, Kasi Jakon mewakili
Kadis PUPR Provinsi Jambi, BPJS Ketenagakerjaan, mewakili GAPENSI Provinsi
Jambi. Sedangkan peserta yang mengikuti Muswil I A2K4-I Jambi sebanyak 32 orang
yang terdiri dari di bidang jasa konstruksi dari Instansi Pemerintah dan Swasta praktisi Akademisi,
organisasi.
Lazuardi Nurdin mengatakan bahwa, Asosiasi Ahli
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi, atau disingkat A2K4-Indonesia
adalah asosiasi profesi yang didirikan pada tanggal 10 Desember 1998
berdasarkan Akta Notaris No. 133 tahun 2001.
"Tujuan awal didirikannya A2K4-Indonesia
adalah untuk menampung para penggiat K3 di sektor konstruksi guna meningkatkan
keahliannya dalam aspek K3 Konstruksi untuk ikut mensosialisasikan dan
mengawasi pelaksanaan peraturan perundangan serta standar K3 konstruksi, serta
untuk membantu program pemerintah dan perusahaan konstruksi dalam rangka
mencegah dan mengurangi jumlah kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang terus
meningkat setiap tahunnya, seiring dengan pesatnya kegiatan konstruksi, "jelasnya
Dengan diselenggarakannya Muswil A2K4-I Jambi
merupakan program kerja dari organisasi sesuai dengan ad/art. Muswil A2K4-I
Jambi dengan mengambil tema meningkatkan kompetensi ahli keselamatan dan
kesehatan kerja konstruksi Jambi untuk tercapainya organisasi mandiri dan
profesional.
"Hari ini saya juga menyampaikan terima kasih
kepada panitia yang sudah bersusah payah untuk melaksanakan kegiatan ini tadi
malam juga masih terus ada yang begadang mudah-mudahan Bapak Ibu yang turut
mensukseskan kegiatan ini, "terangnya.
sebenarnya kami dari A2K4 Indonesia tidak berharap
terjadi kecelakaan kerja, namun pada faktanya 2017-2018 itu 15 kali
kecelakaan kerja yang secara tidak langsung memang membuat semua pihak menjadi
lebih peduli dengan K3.
"Kenapa saya katakan ini pada semua peduli K3
konstruksi karena A2K4Indonesia berdiri tahun 98 hampir berbarengan berdirinya
LPJK Nasionaldulu waktu berdiri tahun 98 orang berbicara K3, "ucapnya.
K3 merupakan modal bagi tenaga kerja konstruksi
yang bekerja dilapangan sehingga para pekerja menjadi aman dalam bekerja dan
ini sudah menjadi ketentuan dari Kementerian tenaga kerja RI.
Ditambahkan oleh Bambang Ristanto, ST, pelaksanaan
kegiatan yang pertama ini merupakan adalah suatu serangkaian kepedulian terhadap
kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja bagi bangsa Indonesia yang secara
terus menerus berjuang berperan aktif dan bekerja secara kolektif dalam
mewujudkan kemandirian masyarakat Indonesia yang berbudaya K3.
"melalui budaya keselamatan dan kesehatan
kerja K3 konstruksi kita bentuk bangsa yang berkarakter merupakan sebuah
program yang harus didukung dengan penerapan K3 agar pelaksanaannya tidak
terjadi adanya kecelakaan penyakit akibat kerja, "ujarnya.
baru-baru ini mulai sedikit menurun untuk adanya
terjadinya kecelakaan kemudian berkaitan dengan regulasi penerapan
perundang-undangan atau payung hukum kita masih tetap masih mengacu pada
undang-undang nomor 1 tahun 70 terkait dengan ketenagakerjaan. ( IKT )