![]() |
| Diduga pelaku pencurian kulit kayu manis, dihakimi warga. |
Merangin, SJB.
Dirwan
38 tahun dan Ria Juwita 28 tahun merupakan pasangan suami istri ini, terpaksa harus
rela menerima kenyataan yang sangat pahit. Pasalnya, setelah aksinya kepergok
sedang mengupas kulit kayu manis milik orang lain, ia di hakimi warga pada 24 Maret
2019.
Sedang ketiga teman pelaku yakni,Ap 30, Daduk 20 dan Dalan 40.berhasil kabur melarikan diri. Belakangan diketahui Ketiga pelaku yang sempat melarikan diri tersebut, merupakan warga Padang Guci, Sumatera selatan.
Kejadian
tersebut bermula, ketika salah seorang warga Desa Nilo Dingin, Kecamatan Lembah
Masurai Kabupaten Merangin, melihat dua orang yang sedang mengupasi kulit kayu
manis dari pohonnya. Karena yang melakukan pengupasan tersebut bukan pemilik
kebun, maka oleh warga ini langsung memberi tahu kepada warga yang lain.
Mendengar
keterangan tersebut, warga yang merasa kesal karena kulit kayu manis mereka
sering dicuri orang selama ini, mereka lansung mendatangi pelaku yang sedang
melakukan aksinya.
Mendapati
pelaku yang disangkakan sedang melakukan pencurian, amarah warga tak terbendung
lagi. Mereka mengamuk dan tanpa pikir lebih panjang langsung menghakimi pelaku.
Akibat
dari kemarahan dan amukan warga tersebut, maka salah seorang korban amukan warga yang
bernama Dirwan, mengalami luka yang sangat serius, karena terlalu banyak
mengeluarkan darah, maka nyawa tak sempat diselamatkan. Sedang rekan korban yang
bernama Ria Juwita, hanya mengalami luka memar dan telah dibawa ke Puskesmas
Lembah Masurai.
Iptu Sitepu, Kapolsek Lembah Masurai, membenarkan atas peristiwa ini. "Untuk saat ini kedua korban, baik yang meninggal dunia dan yang mengalami lebam dan memar ,telah dibawa ke Puskesmas Masurai.dan untuk situasi di TKP sudah kondusif" jelasnya. (Bas.R).
Iptu Sitepu, Kapolsek Lembah Masurai, membenarkan atas peristiwa ini. "Untuk saat ini kedua korban, baik yang meninggal dunia dan yang mengalami lebam dan memar ,telah dibawa ke Puskesmas Masurai.dan untuk situasi di TKP sudah kondusif" jelasnya. (Bas.R).
