Tradisi kumpul Sanak oleh masyarakat di Kabupaten
Muaro Jambi sudah dilakukan ratusan tahun silam. Tradisi kumpul sanak ini
dilakukan warga, utamanya ketika melakukan pernikahan putra-putri mereka. Seperti
halnya, Rabu (6/3) di Desa Sekernan melakukan kegiatan kumpul Sanak, mempertemukan
pihak laki-laki dari keluarga besar M. Nasir, dari Desa Sekernan, dengan pihak
perempuan dari keluarga besar M.Ali dari Desa Berembang.
Inti dari tradisi kumpul sanak tersebut, kata Pendi
(67). Salah seorang tokoh masyarakat Berembang kepada Sinar jambi Baru menuturkan
bahwa, selain memperakrab dan saling mengenal dari keluarga pihak masing-masing
juga untuk bagaimana saling mendukung buat kesuksesan gawe besak dari kedua
belah pihak.
Positifnya dari tradisi kumpul sanak ini, masyarakat
setempatpun tidak tinggal diam, merekapun urun rembuk didalam menunjang
suksesnya penyelenggaraan, sesuai dengan kemampuan. Hajat pernikahan keluarga
M. Nasir dan keluarga M. Ali ini akan dilaksanakan pada hari Minggu, 10 Maret,
di Desa Sekernan.
Ada yang menarik dari tradisi kumpul sanak ini, para
undangan juga dihadiri dari warga masyarakat kiri kanan Desa setempat. Seperti
dari Desa Tunas Mudo, Desa Tunas Baru dan dari Desa Rengas Bandung. Dengan
banyaknya manfaat kegiatan kumpul sanak ini, Bupati Kabupaten Muara Jambi, Masnah,
dipandang perlu untuk menjaga dan melestarikan kearifan lokal yang merupakan
aset dari Kabupaten Muaro Jambi tersebut. (HD).