Tersingkir dari Hutan Terusir dari Kota

Photo Suku Anak Dalam (SAD) atau yang dikenam KUBU seperti terlihat dalam gambar sedang dikumpulkan



Photo Orang Rimba
Kota Jambi, SJB.
Sepertinya Suku Anak Dalam (SDA) yang juga dikenal suku KUBU atau Orang Rimba di Provinsi Jambi, sepertinya tersingkir. Hutan yang selama ini merupakan tempat mereka bermukin dan mencari nafkah nyaris habis disulap menjadi lahan perkebunan sawit. Sehingga membuat Orang Rimba tersebut keluar untuk mencari nafkah ke Kota. Namun sayang, ketika mereka mencari nafkah di Kota dinilai sejumlah kalangan  “mengganggu” karena ia hanya bisanya meminta-minta.

Ada sebuah catatan yang di tulis KKI Warsi di akun FB-nya mengisahkan bahwa, Kki Warsi mendapat beberpa photo tentang Kubu yang berkeliaran di Kota Jambi yang kemudian dikumpulkan di suatu tempat guna diurus Dinas Sosial untuk segera di pulangkan
.
“Ya begitulah orang luar menamai kelompok ini dengan sebutan kubu. Sebutan yang sangat menyakitkan jika di dengar langsung oleh kelompok masyarakat ini. Dalam foto ini adalah kelompok masyarakat yang menamai diri mereka Orang Rimba. Kelompok masyarakat yang tinggal di dalam hutan. Idealnya mereka, tinggal di dalam hutan. hutan yang menyediakan aneka buruan dan buah-buahan untuk kelangsungan hidup mereka. Tetapi apa daya hutan- hutan mereka terus di babat diganti dengan sawit dan menjadi areal yang mereka di larang untuk memasukinya”, tulis KKI Warsi menambahkan
.
“Kadang mereka mencoba mencari peruntungan dengan pergi jauh dari genah mereka berharap ada kehidupan baru yang mereka dapat. Namun apa daya kelompok ini hanya dianggap sebagai "pengganggu" sehingga mereka harus di "pulangkan". Kisah Warsi
Lebih jauh KKI Warsi menyatakan dalam tulisanya bahwa, belum ada solusi kongkrit untuk kelompok masyarakat ini hingga mereka bisa bertahan hidup dengan cara yang lebih layak. Warsi menghimbau pada para penyelenggara negara baik di pusat maupun di daerah bantu Orang Rimba untuk bisa hidup layak, alokasikan lahan hidup untuk mereka. Bekali mereka dengan keterampilan hidup yang mampu mereka aplikasikan semisal pertanian, sehingga mereka tidak lagi jadi kelompok masyarakat yang nanar dengan masa depannya, tersingkir di hutan terusir dari kota. (KKI Warsi).

Cari Blog Ini

lcki

lcki
dirgahayu Provinsi jambi

berita

berita